ILMU Astronomi

ILMU Astronomi astronomi . Ini Fanpage Astronomi . ajang sharing antar penyuka astronomi dan yang ingin tau lebih jauh astronomi .

this owner : fb = windirum maulina wardati :)

keep enjoy and thanks :* :)

18/02/2013

pengen ngerekrut admin baru , ada yang berminat ?
hubungi facebook : windirum maulina wardati
Twitter : windirum_01811
ditunggu yaaa :)

15/01/2013

ini kemana ya para adminnya :/
udah pada bikin FP sendiri" nh :/

08/11/2012

holaa astronomers , sorry nih baru update :(
admin" dan ownersnya lagi super sibuk :/
ada yang mau membantu kami jadi admin baru :D
yang berminat kirim data anda ke massage ya , terima kasih :)

28/09/2012

Selamat Malam Astronomers ;)

Enaknya Bahas tentang Apa ya????? :/ :/ :/

31/08/2012

hei hei semua :D
mau ngasih info nih .
ternyta langit bisa terkena polusi loh namanya polusi cahaya .
polusi cahaya terjadi karena banyaknya sinar lampu dari bumi menyorot langsung ke atas / langit .
kejadian ini sangat menyulitkan para ahli astronomi untuk melakukan penelitian .
makanya astromers , jngan sampai kita merusak keindahan langit malam ya , apalagi sampai kehilangan keindahannya :)
sekian dulu , terima kasih :D

salam Astromers :)

20/08/2012

Bintang spica yg merupakan bintang
cemerlang sangat muda &
panas tepat membentuk segitiga dgn mars
dan saturnus trus
disebelah kanannya ada bintang terang juga
ooooh ternyata itu
si Arcturus
Arcturus atau bintang Biduk adalah bintang
paling terang di
rasi Boötes, dan bintang paling terang ketiga
di langit malam
setelah Sirius dan Canopus. Arcturus juga
merupakan bintang
paling terang di belahan langit utara.
Mengingat letaknya
yang tidak terlalu jauh dari ekuator langit,
Arcturus hampir
dapat dilihat oleh semua orang di permukaan
Bumi, kecuali
bagi mereka yang tinggal di atas lintang
70,818° selatan.
Sayangnya jakarta banyak polusi, tapi Gk ada
banglusi adanye cuma polusi,
???

WANITA INDIA PERTAMA YANG PERGI KE BULAN :)Benarkah Sunita Williams Masuk Islam Setelah Melihat Mekah & Madinah Dari Bul...
01/08/2012

WANITA INDIA PERTAMA YANG PERGI KE BULAN :)


Benarkah Sunita Williams Masuk Islam Setelah Melihat Mekah & Madinah Dari Bulan ? Sunita Williams' Masuk Islam Setelah Melihat Mekah & Madinah Dari Bulan ? Benarkah ? Beberapa hari terakhir beredar berita heboh bahwa 'Sunita Williams' Masuk Islam Setelah Melihat Mekah & Madinah Dari Bulan ? Benarkah ? Terlepas dari benar tidaknya berita tersebut , Blog liputan 86 ingin menelusuri lebih jauh perihal Kabar yang heboh di dunia maya ini yang beredar melalui emai dan dilengkapi oleh foto Mekah dan Madinah dari luar angkasa. Lalu seperti apa isi pesan 'Sunita Williams Masuk Islam' yang beredar melalui email tersebut Berikut kutipanya yg diperoleh blog liputan 86 dari BLog genenetto;

Assalamualaikum...! An important message to all Muslim brothers and sisters : Sunita Williams ( First Indian woman who went on a space journey few months back) accepted "ISLAM" Masha Allah, bcoz when they were on the moon, they saw towards EARTH, the entire EARTH looked dark, but 2 places on the EARTH GLITERED & looked like SPARKS (Roshni). They were shocked to see that and saw them with the help of telescope and came to know that those two places were "MAKKAH" and "MADINAH" Masya Allah !. Then they decided that after reaching to earth they'll accept "ISLAM". Thats y they reached safely following this glitering light. So be proud to a muslim and forward it to all like fire. Allah Hafiz...!

Kalau ngak salah sih arti dari bahasa inggrisnya ..

Assalamualaikum........ !! Sebuah pesan penting untuk seluruh saudara muslim dam muslimah : Sunita Williams ( Wanita Indian Pertama yang pergi ke luar angkasa untuk beberapa bulan telah kembali ) menerima "ISLAM " karena ketika mereka ke bulan, mereka melihat ke bumi, dan nampak semua wajah bumi kelihatan sangat gelap (hitam), tetapi ada 2 tempat di bumi yang bersinar dan terlihat seperti berkilauan. Mereka kaget melihat hal itu dan mereka ingin melihat lebih jelas dengan batuan teleskop dan mengetahui bahwa kedua tempat tersebut adalah Mekah & Madinah. Mereka memutuskan setelah mereka tiba di bumi mereka akan menerima islam. Itulah alasan kenapa mereka bisa kembali ke bumi dengan selamat, karena mengikuti arah sinar dari tempat tersebut. Maka berbanggalah menjadi seorang muslim. Dari hasil penelusuran lain, blog liputan 86 menemukan sebuah postingan seorang penulis di kompasiana dengan judul "Kesaksian Sunita Williams: Mekah dan Madinah Tampak Terang Dari Luar Angkasa". Bahkan kali ini dilengkapi foto makkah dan madinah dari luar angakasa. Penasaran pengen lihat fotonya ? Berikut kutipannya ; Ketika bagian bumi lainnya nampak gelap, ternyata ada sebagian kecil bumi yang nampak terang yaitu Mekah dan Madinah. Sunita William, seorang astronaut pertama India yang pada tanggal 2 Juli 2007 berada di angkasa luar, mengatakan bahwa dari atas seluruh permukaan bumi diselimuti kegelapan, namun betapa terkejutnya ketika dengan bantuan teleskop ada 2 tempat yang sangat berbeda, yaitu Mekah dan Madinah. Kedua tempat itu nampak terang dibandingkan dengan tempat-tempat lainnya dibelahan bumi. Masa Allah, Allah Maha Besar. Foto Kota Madinah kota Makkah Keterangan: sebelah kiri adalah kota Madinah dan kanan adalah kota Mekah, Saudi Arabia Selain itu, fenomena lain yang ditangkapnya adalah ketika gelombang suara dari bumi tidak mampu merambah luar angkasa, dia ternyata bisa menangkap suara Adzan. Apakah ini suatu keanehan, atau merupakan suatu jalan dari Allah untuk menunjukkan sisi-sisi kebenaran kepada sang Astronout?.

Dikhabarkan setelah peristiwa ini, Sunita Williams secara spontan memeluk agama Islam. Allahu Akbar, bila khabar ini adalah suatu kebenaran. Sunita Williams sendiri adalah seorang astronot kelahiran Ohio tanggal 19 September 1965 dari orang tua berketurunan India-Slovenia. Menikah dengan Michael J. William, seorang Polisi Federal di Oregon, USA. Sebagai astronot pertama India, dia memegang rekor perjalanan luar angkasa untuk wanita : berada diluar angkasa terlama (195 hari), dan berjalan diluar angkasa (29 jam, 17 menit).

Read more: http://unikdong.blogspot.com/2012/04/wanita-india-pertama-yang-pergi-ke.html
Sumber : Unikdong.blogspot.com

ADAKAH MANUSIA SELAIN DI BUMI ? :0Fisikawan terkemuka Stephen W Hawking berkata, "Jika umat manusia ingin hidup di masa ...
01/08/2012

ADAKAH MANUSIA SELAIN DI BUMI ? :0



Fisikawan terkemuka Stephen W Hawking berkata, "Jika umat manusia ingin hidup di masa datang mereka harus mencari bumi lain di luar sistem matahari."

Penemuan terbaru Badan Antariksa Amerika (NASA), mengungkapkan, adanya planet terdekat yang mirip bumi. Kepler-22b, adalah sebuah planet berukuran dua bumi yang mengorbit di zona bernama 'Goldilocks' dan terletak di rasi bintang Cygnus.

Planet ini diyakini Ilmuwan NASA memiliki zona air dan berpotensi memiliki kehidupan. Peneliti NASA dari Ames Research Center, Bill Borucki mengatakan Ukuran Kepler-22b adalah 2,4 kali lebih besar dari Bumi, tahun orbitnya selama satu tahun adalah 290 hari.

"Tapi bintangnya agak redup dibanding matahari dan lebih kecil, sehingga Kepler-22b dimungkinkan memiliki temperatur mirip Bumi," ungkapnya sebagaimana dikutip dari Republika.

Sayangnya, ilmuwan belum bisa merinci lebih jelas komposisi Kepler-22b. Apakah didominasi batu, cairan, atau gas, yang cocok dengan kehidupan manusia untuk bisa dihuni.

Selain itu, planet Kepler-22b ini berjarak 600 tahun cahaya dari bumi. Dimana dalam perhitungan fisika satu tahun cahaya sama dengan lebih dari 9 triliun Km. Artinya planet yang dianggap terdekat dan berpotensi memiliki kehidupan ini berjarak 500 ribu triliun Km dari bumi.

Pandangan Al Quran

Ilmuwan barat bersikeras adanya 'bumi' lain, Namun Al Quran menguatkan bahwa hanya bumilah satu-satunya planet yang cocok untuk kehidupan manusia.

Al Quran telah menjelaskan kepada manusia bahwa bumi adalah satu-satunya tempat yang paling ideal untuk dihuni. Hingga saat ini, Ulama menjelaskan bahwa Al Quran menjanjikan hanya bumilah satu-satunya tempat yang layak untuk dihuni umat manusia.

"Allah berfirman: di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan di bumi itu p**a kamu akan dibangkitkan," (QS Al-A'raf [7]: 25).

Dalam surah Thaha ayat 55, Allah SWT berfiman, "Dari bumi (tanah) itulah Kami menjadikan kamu, dan kepadanya Kami akan mengembalikan kamu, dan darinya Kami akan mengembalikan kamu pada kali yang lain."

Meski begitu, Allah SWT melalui firmannya dalam Alquran memberikan kebebasan kepada manusia untuk menjelajahi penjuru langit. Termasuk bumi atau alam semesta sesuai dengan kemampuan dan ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh manusia.

“Hai jamaah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan (ilmu pengetahuan)” (Q.S Ar-Rahman 33). wallahu a'lam

WAAAAW :O
24/07/2012

WAAAAW :O

Video ini menggambarkan betapa kecilnya kita sebagai manusia di alam semesta yang sunggu luas dan besar ini. Ibarat buih pasir tepi pantai yang sangat luas. ...

23/06/2012

Astronomers, pada malam mingguan ga? Yang ga, jangan galau..
Mending jawab pertanyaan admin:
Ada berapa rasi bintang yang dapat dilihat dilangit..?????
Jawab di komment..;)

23/06/2012

SEJARAH ASTRONOMI

Teman-teman pernah mendengar kata Astronom ? Atau kata Astronomi ? Kedua kata tersebut sangat berkaitan. Astronomi adalah cabang ilmu pengetahuan yang menyelidiki benda dan isi jagat raya ini. Sedangkan orang yang mempelajari ilmu tersebut disebut astronom.

Kaitan astronomi dengan cabang pengetahuan alam sangat erat karena jagat raya dengan isinya merupakan laboratorium besar, yang selain untuk menguji teori juga untuk mengetahui kelakuan benda dalam alam. Kondisi-kondisi ekstrem yang sulit atau tidak mungkin diciptakan di laboratorium di bumi (seperti ruang yang sangat hampa, materi dengan kerapatan tinggi, medan gravitasi dan medan magnet yang sangat kuat) dapat diperoleh dalam alam semesta. Teori struktur dan evolusi bintang telah sukses dalam menjelaskan sumber-sumber energi dalam alam semesta serta asal mula dan proses perkembangan bintang-bintang.

Ini menunjukkan bahwa teori struktur bintang yang didasarkan pada fisika atom dan benda-benda renik lainnya dapat menjelaskan gejala-gejala alam pada skala yang besar. Medan gravitasi yang kuat di sekitar berbagai benda langit merupakan arena yang menarik untuk telaah teori relativitas umum.

Pengamatan fenomena langit sebenarnya telah dilakukan sejak zaman kuno oleh orang-orang Cina, Mesopotamia, dan Mesir. Tetapi astronomi sebagai ilmu, baru berkembang di Yunani pada abad ke-6 SM.

Babak Astronomi Yunani dimulai oleh Thales pada abad ke-6 SM yang berpendapat bahwa Bumi berbentuk datar. Walaupun pada abad yang sama Phytagoras telah mengetahui bahwa Bumi berbentuk bulat, terobosan penting yang pertama dalam astronomi dilakukan oleh Aristoteles dua abad kemudian. Aristoteles menyatakan bahwa Bumi bulat bundar dengan didukung sejumlah bukti ilmiah.

Terobosan yang kedua hampir dilakukan oleh Aristarchus pada abad ke-3 SM jika saja dia mempunyai cukup banyak pendukung. Aristarchus bukan saja berpendapat bahwa Bumi bukanlah pusat alam semesta, tetapi juga menyatakan bahwa Bumi berputar dan beredar mengelilingi Matahari (Heliosentris) yang merupakan pusat gerak langit. Namun sayang teori ini tidak mendapat tempat pada zaman itu.

Zaman Astronomi Klasik Yunani ditutup oleh Hipparchus pada abad ke-1 SM yang menyatakan bahwa Bumi yang bundar itu diam; Matahari, Bulan, dan Planet-planet mengelilingi Bumi. Sistem Geosentris ini disempurnakan oleh Ptolomeus abad ke-2 M dan lebih dikenal sebagai sistem Ptolomeus.

Lebih dari tiga belas abad konsep geosentris diterima masyarakat dunia. Pada tahun 1512 Kopernikus membuka sejarah baru dengan mengemukakan bahwa planet dan bintang bergerak mengelilingi Matahari dengan orbit lingkaran. Pada tahun 1609, Kepler mendukung gagasan tersebut dengan mengeluarkan tiga hukumnya yang selain menyebutkan bahwa Matahari adalah pusat Tata Surya, juga memperbaiki orbit planet menjadi elips.

Pada tahun yang sama, Galileo menjadi penemu teleskop yang pertama. Melalui pengamatan dengan teleskopnya, ia mendapatkan kesimp**an bahwa Bumi bukanlah pusat gerak. Penemuan teleskop oleh Galileo bukan saja membantu menguatkan konsep Heliosentris Kopernikus, tetapi juga membuka lembaran baru dalam perkembangan ilmu astronomi.

Sumber :
1002 fakta Dan Data (Elexmedia)
Departemen Astronomi ITB

Adm

22/06/2012

Alien adalah Jin

Saya ingin mengajak kaum muslimin untuk ikut bertafakur dan berfikiran jernih tentang fenomena alien pada dunia nyata.

Bagi saya alien itu sebenarnya adalah jin yang menyerupakan diri kedalam bentuk yang dikhayalkan manusia. Jin tidak bisa menampilkan bentuk aslinya, karena Allah telah menciptakan mereka tidak dapat di lihat manusia dalam bentuk aslinya, tapi jin dapat menyerupakan dalam bentuk lain. Apakah roh gentayangan, kuntilanak, genderowo. Bahkan terkadang ular, anjing. Maka salah satu penampakan jin lainnya adalah alien.

Jin diberikan kemampuan menembus langit dan bumi, bergerak sangat cepat. Tapi mereka tidak diberikan keistimewaan berupa kemuliaan. Sehingga mereka senang jika manusia tertarik ataupun takut dengan keberadaannya.

Jadi, sangat sayang sekali jika kita menyibukkan diri dengan berbagai syubhat tersebut.

Sekarang coba kita renungkan bersama,

Fenoma Alien sudah berlangsung sangat lama sekali dan bertahun – tahun yang lalu.

Pertama, Jika seandainya mereka itu musuh, mungkin mereka sudah melakukannya bertahun – tahun yang lalu untuk menginvasi (menyerang) bumi.

Kedua, Tapi jika mereka teman, mereka pasti akan berfikir seperti kita sebagai manusia yaitu berusaha berkomunikasi, berusaha mencari pemimpin dunia manusia sehingga bisa saling bertukar informasi.

Apalagi sering dianalogikan alien itu selalu lebih canggih teknologinya dari manusia, maka dua hal diatas bukanlah suatu hal yang sulit.

Dan tidak ada hal yang ketiga, kecuali sebenarnya bahwa mereka bukan suatu makhluk yang jauh dari kita, tapi makhluk yang telah lama hidup dengan manusia, dan yang paling dekat dengan itu adalah bahwa mereka sebenarnya jin.

Alasan lainnya, jika mereka alien adalah makhluk berakal dan berteknologi tinggi, maka otomatis mereka pun akan mendapat beban untuk beribadah kepada Allah dan pasti telah diutus Nabi dan Rosul diantara mereka. Maka pastinya, orang beriman diantara mereka akan berusaha berkomunikasi dengan orang beriman diantara manusia.

Artinya alien itu sebagaimana jin, pasti akan menemui Rosulullah Shalallahu’alahi was salam, sebagaimana dikalangan jin ada Nabi dan Rosul, tapi pada akhirnya Nabi dan Rosul terakhir bagi jin adalah Rosulullah Muhammad Shalallahu’alahi was salam, makanya mereka mendatangi Nabi Shalallahu’alahi was salam untuk beriman kepada beliau sebagai Nabi terakhir dan penutup.

Maka seharusnya, Rosulullah Shalallahu’alahi was salam sudah memberitakan kepada umatnya adanya makhluk lain, seperti alien yang mendatangi beliau, sebagaimana ada hadist dari Rosulullah yang memberitakan bahwa beliau ditemui sekelompok jin dan beliau berdakwah kepada mereka.

Jadi kesimp**annya, Alien itu sebenarnya adalah jin yang menyerupakan diri dan hendak menipu manusia.

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz Dzariyaat : 56)

“Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.” (QS. Al-A’raf: 27).

“Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu rasul-rasul dari golongan kamu sendiri, yang menyampaikan kepadamu ayat-ayatKu dan memberi peringatan kepadamu terhadap pertemuanmu dengan hari ini? Mereka berkata: “Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri”, kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.” (QS. Al An’am : 130)

“Dan (ingatlah) hari diwaktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): “Hai golongan jin, sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia”, lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia: “Ya Tuhan kami, sesungguhnya sebahagian daripada kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami”. Allah berfirman: “Neraka itulah tempat diam kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)”. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-An’am : 128)

“dan sesungguhnya kami dahulu dapat menduduki beberapa tempat di langit itu untuk mendengar-dengarkan (berita-beritanya). Tetapi sekarang barangsiapa yang (mencoba) mendengar-dengarkan (seperti itu) tentu akan menjumpai panah api yang mengintai (untuk membakarnya).” (QS. Al-Jin : 9)

Adm

Address

Tambun
Bekasi

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ILMU Astronomi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share