Afirmus Biotek Indonesia

Afirmus Biotek Indonesia Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Afirmus Biotek Indonesia, Biotechnology company, Indonesia Stock Exchange Tower II, 17th Floor, Jl. Jend. sudirman kav 52-53, RT. 5/RW. 3, Senayan, Kec. Kby. Baru, Jakarta, Daerah Khusus Ibukota, Jakarta.

Waspada Dengue di sekitar Anda!Di tengah musim hujan seperti saat ini, kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) biasan...
16/03/2022

Waspada Dengue di sekitar Anda!

Di tengah musim hujan seperti saat ini, kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) biasanya melonjak. DBD sendiri merupakan penyakit mudah menular yang berasal dari gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Hati-hati, nyamuk ini umumnya menginfeksi di pagi dan sore hari.

Bagaimana cara penularannya?
Saat nyamuk ini menggigit dan menghisap darah orang yang sudah terinfeksi virus Dengue, virus itu akan menyebar ke seluruh tubuh nyamuk, termasuk air liurnya. Selanjutnya, nyamuk ini akan menggigit orang lain dan virus akan menginfeksi orang tersebut.

Salah satu komplikasi dari DBD yang paling ditakutkan adalah terjadinya Dengue Shock Syndrome (DSS) atau dikenal juga sebagai Dengue Hemorrhagic Fever (DHF). Gejala yang muncul memilikit tingkat keparahan yang lebih serius, yaitu terjadinya pendarahan yang menyebabkan penurunan tekanan darah secara tiba-tiba (syok) sehingga menyebabkan kematian.

Adakah cara pencegahannya?
Saat ini menurut WHO, ada satu vaksin dengue yang sudah mendapat lisensi, yakni Dengvaxia® (CYD-TDV), yang dikembangkan oleh Sanofi Pasteur. Sementara itu ada 5 calon vaksin dengue tambahan yang sedang di bawah uji klinis, dua di antaranya (yang dikembangkan NIH/Butantan and Takeda) sedang di fase trial ke-3.

Bagaimana menurut Anda, perlukah mendapatkan vaksinasi untuk DBD?

Tahukah Anda, kita hidup berdampingan dengan banyak organisme dan mikroorganisme di sekitar kita. Di samping kebermanfaa...
14/03/2022

Tahukah Anda, kita hidup berdampingan dengan banyak organisme dan mikroorganisme di sekitar kita.

Di samping kebermanfaatan dari keberadaan mereka, beberapa di antaranya bisa jadi ancaman bagi kesehatan kita. Misalnya beberapa jenis bakteri, virus, jamur, atau parasit lainnya. Ketika imunitas kita sedang terganggu, mereka bisa jadi faktor penyebab kemunculan penyakit tertentu. Penyakit ini adalah yang kita kenal sebagai infectious diseases.

Apa itu infectious diseases?
Ini adalah penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme infeksius yang masuk ke dalam tubuh. Penyakit ini bersifat menular yang penyebarannya bisa dilakukan oleh manusia, insekta, atau hewan lainnya. Beberapa di antaranya juga bisa disebabkan oleh air, makanan, atau objek yang terkontaminasi oleh mikroorganisme tersebut dan akhirnya menginfeksi kita.

Gejalanya bisa berbeda-beda, namun yang paling umum biasanya berupa demam, diare, muntah, nyeri otot, batuk, lelah yang tak biasa, dan sebagainya. Saat gejalanya ringan, Anda hanya perlu istirahat di rumah. Namun jika gejalanya terasa lebih parah, Anda perlu mendapat penanganan tenaga medis di klinik atau rumah sakit.

Adakah cara untuk mencegahnya?
Ya, beberapa infectious diseases seperti flu, campak, polio, dan COVID-19 bisa dicegah dengan vaksinasi.

Apa sih bedanya antibodi dan antigen? Sistem imunitas tubuh memproduksi antibodi yang dihasilkan antigen, dimana antigen...
11/03/2022

Apa sih bedanya antibodi dan antigen?

Sistem imunitas tubuh memproduksi antibodi yang dihasilkan antigen, dimana antigen ini bentuknya bisa berupa bakteri, virus, atau bahan kimia tertentu. Antigen dianggap zat asing yang keberadaannya bisa mengancam kesehatan.

Sementara itu, antibodi yang terbentuk oleh antigen merupakan bagian dari sistem imunitas yang fungsinya sebagai proteksi untuk melindungi tubuh dari ancaman antigen tadi.

Nah, masing-masing antibodi menghadapi antigen tertentu sesuai "tugasnya". Dengan demikian, antibodi dan antigen tersebut saling berikatan secara spesifik layaknya kunci dan gembok.

Di era pandemi seperti saat ini, wawasan kita tentang sains dan kesehatan memang perlu diperdalam. Ini penting agar kita bisa lebih bijak, terlebih menghadapi segala isu yang ada. Saat kita tahu dasar ilmunya, kita tentu saja tak akan mudah termakan hoax.

Yuk terus ikuti konten kami karena akan ada banyak konten informatif tentang ilmu sains yang penting untuk Anda ketahui. Salam sehat!

Sudah sejauh mana Anda tahu tentang seberapa penting peran antibodi bagi tubuh? Antibodi atau dikenal juga dengan immuno...
09/03/2022

Sudah sejauh mana Anda tahu tentang seberapa penting peran antibodi bagi tubuh?

Antibodi atau dikenal juga dengan immunoglobulin, adalah bagian dari sistem kekebalan yang bekerja untuk melindungi tubuh dari bahaya virus, bakteri, atau zat-zat yang dapat menyebabkan penyakit infeksi. Lantas apa saja sih jenis-jenis antibodi yang ada di dalam tubuh kita?

✔️ Immunoglobulin A (IgA)
IgA adalah jenis antibodi kedua terbanyak di dalam tubuh manusia, jumlahnya sekitar 15% dari total antibodi yang ada.

✔️ Immunoglobulin D (IgD)
IgD berfungsi untuk memicu respons imunitas dan banyak ditemukan di limfosit B. IgD berjumlah sedikit pada limpa dan serum darah.

✔️ Immunoglobulin E (IgE)
IgE umum ditemukan dalam aliran darah, meskipun jumlahnya sedikit namun bisa bertambah seiring reaksi peradangan akibat alergi pada tubuh.

✔️ Immunoglobulin G (IgG)
IgG adalah antibodi yang terbanyak ditemukan di dalam tubuh manusia, yakni sekitar 85% dari total keseluruhan antibodi. Antibodi ini sangat unik karena dapat mengingat virus atau bakteri yang pernah dihadapi sebelumnya. Dengan demikian, antibodi dapat langsung mengenali dan menyerang virus atau bakteri tersebut ketika hendak menyerang tubuh untuk kedua kalinya.

✔️ Immunoglobulin M (IgM)
IgM adalah antibodi yang pertama kali terbentuk saat ada infeksi dalam tubuh, perannya menjadi pertahanan pertama dalam aksi perlawanan infeksi tersebut.

Nah, untuk membantu mendiagnosis adanya infeksi pada organ tubuh, misalnya gangguan sistem kekebalan tubuh, masalah pencernaan, atau infeksi saluran pernapasan, Anda biasanya akan membutuhkan tes antibodi.

Di era pandemi seperti saat ini, memahami soal imunitas tubuh adalah hal yang penting. Jika sebelumnya kita apatis, kini...
07/03/2022

Di era pandemi seperti saat ini, memahami soal imunitas tubuh adalah hal yang penting. Jika sebelumnya kita apatis, kini saatnya kita sangat perlu untuk aware demi menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga. Saat kita paham logikanya, kita akan lebih bijak menyikapi berbagai penyakit yang bisa saja menyerang tubuh.

Namun tahukah Anda tentang cara kerja sistem imun tubuh?

Sistem imun terbagi jadi dua:
✔️ Innate Immune System: sistem imun bawaan lahir
✔️ Adaptive Immune System: sistem imun yang terbentuk saat kita terpapar mikroorganisme

Sistem imun yang terbentuk dari sekumpulan organ, sel, jaringan, dan protein bekerja sama melindungi tubuh dari sel asing yang menyerang, misalnya bakteri, virus, jamur, atau toksin. Ya, berkat sistem imun ini, tubuh kita bisa membedakan mana sel/jaringan punya tubuh kita sendiri dan mana yang bukan (asing). Sel-sel rusak dan sel-sel mati juga bisa dengan mudah dikenali untuk kemudian dibersihkan. Saat sistem imun menemukan ada patogen masuk, muncullah apa yang disebut respon imun. Kesatuan sel-sel dari sistem imun lantas membentuk semacam barikade untuk menghalangi serangan berbahaya tersebut, dan dalam proses ini sel-sel tersebut juga merangsang limfosit untuk menghasilkan antibodi.

Address

Indonesia Stock Exchange Tower II, 17th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, RT. 5/RW. 3, Senayan, Kec. Kby. Baru, Jakarta, Daerah Khusus Ibukota
Jakarta
12190

Telephone

0215157760

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Afirmus Biotek Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Afirmus Biotek Indonesia:

Share