Its Good to Be Smart

Website Contact the business

Its Good to Be Smart science tech lover community (komunitas pecinta sains dan teknologi)

29/09/2026
24/09/2026

The Standard Model, theorists’ best description of nature’s fundamental bits, groups particles into fermions and bosons. These particles are the smallest bits of nature known. But can they be broken down further?

With more time and more advanced tools, scientists wonder, will we keep discovering more underlying pieces of the universe? Will we ever reach the limit—the final building block of nature? How can we truly know if we’ve drilled down as far as the subatomic layers go? https://www.scientificamerican.com/article/what-are-the-smallest-pieces-of-the-universe/

Kenapa Ilmuwan Minta 1.000 Orang Ngubur Celana Dalam??Coba bayangin... suatu hari ada surat dari kampus: "Tolong kubur c...
23/09/2026

Kenapa Ilmuwan Minta 1.000 Orang Ngubur Celana Dalam??

Coba bayangin... suatu hari ada surat dari kampus: "Tolong kubur celana dalam kamu di halaman rumah, terus gali lagi dua bulan kemudian." Hmm... kira-kira kita bakal ikut, atau langsung lapor Pak RT? hehe 😄

Tapi di Swiss, beneran ada lebih dari seribu orang yang mau ikut loh!

Proyeknya namanya Beweisstück Unterhose, artinya kurang lebih "Barang Bukti: Celana Dalam"... dimulai tahun 2021 oleh University of Zurich bareng Agroscope, pusat riset pertanian Swiss. Caranya seragam: sekitar 1.000 relawan ngubur lebih dari 2.000 celana dalam katun plus 12.000 kantong teh di kurang lebih 1.000 lokasi. Dua bulan kemudian semuanya digali lagi, difoto, terus dikirim ke lab bareng sampel tanahnya.

Lho, kenapa harus celana dalam?

Soalnya katun itu serat alami... buat cacing, jamur, dan bakteri tanah, celana dalam katun ya makanan. Makin cepet kainnya hancur, makin sibuk kehidupan di bawah tanah. Jadi celana dalam yang biasa kita pakai sehari-hari tiba-tiba naik pangkat jadi alat ukur kesehatan tanah. Murah meriah kan? hehe

Terus hasilnya gimana?

Yang paling cepet hancur ternyata di kebun pribadi, dan tanah kebun juga paling kaya bahan organik. Yang paling lambat? Halaman rumput. Ladang sama padang rumput ada di tengah-tengah. Dari semua faktor yang diteliti, yang paling ngaruh itu cara lahannya dipakai, lebih kuat daripada kebanyakan sifat tanah yang diukur.

Jadi halaman rumput yang rapi dan ijo itu... buat cacing ternyata kayak kota mati. 🪱

Eits, cepet hancur belum tentu bagus loh...

Kata salah satu pemimpin proyeknya, di hutan alami, penguraian yang kecepetan malah bisa jadi tanda keseimbangan nutrisinya keganggu. Di kebun juga, celana dalam yang cepet banget lenyap bisa berarti tanahnya kelebihan nutrisi... kebanyakan pupuk kali ya? Tanah yang sehat itu yang seimbang, bukan yang paling rakus.

Emang penting ya?

Penting banget! Ilmuwan memperkirakan lebih dari separuh keanekaragaman hayati dunia hidupnya di bawah tanah, dan jumlahnya lagi menurun di mana-mana. Kita jarang mikirin karena gak keliatan... padahal dari situlah makanan kita tumbuh.

Bagian yang paling saya s**a: sekitar 240 relawan ikut dicantumkan sebagai penulis di makalah ilmiahnya. Orang biasa, modal celana dalam sama sekop, ikut nulis sains... keren gak tuh?!

STAY CURIOUS 🌱

📚 Sumber: Bender dkk., Plants, People, Planet (2026); University of Zurich via ScienceDaily.

23/09/2026

Revolutionary new research indicates consciousness exists in plants, slime molds, and other organisms without brains.

Yes, seriously.

For centuries, the scientific consensus has been fiercely 'brain-centric,' treating subjective experience as an exclusive luxury of complex nervous systems. However, a growing network of researchers is dismantling this dogma by demonstrating that organisms without a single neuron can think and learn.

In pioneering facilities like Spain's Minimal Intelligence Laboratory (MINT Lab), scientists are showing that brainless organisms like slime molds and plants can navigate mazes, adapt to risk, and even react to anesthetics.

These findings suggest that the capacity to experience the present is not a late-stage evolutionary perk, but an ancient, widespread feature of life itself.

This paradigm shift fundamentally redefines our understanding of what a mind can be. If a central nervous system is not a prerequisite for consciousness, the traditional tools we use to measure intelligence—which were built in our own image—must be radically redesigned.

This research pushes us beyond scientific chauvinism, forcing us to confront a reality where our forests, gardens, and cellular neighbors are not merely passive biological machines. Instead, they may be active, feeling participants in their environments, navigating the world with a unique form of awareness we are only beginning to comprehend.

source: Lawrence, N. (2026). New studies suggest consciousness exists in organisms without brains. IAI News.

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Its Good to Be Smart posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Its Good to Be Smart:

Shortcuts

Share