31/08/2021
Mencoba bertahan diantara banyaknya varian baru atap rumah.
Bahan baku, ongkos tenaga dan biaya pengiriman yang terus naik tapi tidak bisa diimbangi dengan kenaikan harga produk membuat banyak pengrajin yang gulung tikar. Belum lagi kalau menghitung banyaknya produk yg rusak selama proses produksi semakin kesulitan bagi pengrajin mendapatkan margin dari produk genteng. Semoga genteng SOKKA SI MASHlNAL bisa tetap eksis dan memberikan manfaat bukan hanya untuk konsumen juga untuk masyarakat sekitar.