16/02/2015
Dalam project pembangunan tower telekomunikasi, kita mengetahui pada saat perjanjian kerja dibuat ,maka yang sangat perlu diperhatikan adalah shopping list yang diberikan serta penyesuaian terhadap kebutuhan BOQ nya dalam proses CME. Dan mengenai harga yang ditawarkan juga harus memperhatikan lokasi, area serta medan dari regional yang ada.
Untuk itu sebelum anda memastikan agar semua berjalan dengan keinginan maka lakukanlah beberapa hal dalam hal ini sehingga dibelakang hari tidak terjadi comcase pada masalah pembangunan dari CME nya.
Hal ini dilakukan pada tahapan awal ketika melakukan FSR yang kemudian dilanjutkan dengan SIS , diperkuat kembali atas dasar kedua progres diatas dengan melakukan TSSR serta didukung dengan ESR nya, semua itu mempunyai kaitan satu dengan yang lain dalam memastikan suatu subyek kandidat dari titik awal yang biasa disebut dengan NOM awal serta disertai beberapa kandidat dengan bergeser dari radius NOM awal dalam rangka mencapai tujuan pembangunan tanpa hambatan, baik dari sisi sosialisasi lingkungan maupun terhadap sisi engineering pada tahapan pembangunan .
Ada beberapa aspek yg yang harus dilakukan oleh team SITAC pada saat melakukan FSR yaitu diantaranya :
1. Survey lokasi berdasarkan titik awal dan memastikan titik tersebut terletak pada lokasi yang strategis dari segi market serta aman dalam pembangunan baik sosial lingkungan ataupun contour lokasi tanah yang akan dibangun, demikian juga bila posisi nya berada pada satu bangunan bertingkat, dimana fondasi dari bangunan tersebut harus benar benar diperhitungkan kekuatannya. Sehingga dapat dipastikan nya apakah perlu diadakan perkuatan/strengtening atau tidak pada kolom ataupun balokkan gedung tersebut.
2. Pastikan pemilik benar adanya serta cek surat surat kelengkapan dokumentasi yang ada dan hindari sebisa mungkin bila lokasi tersebut belum bersertifikat, dan pastikan juga bahwa PBB MININAL 3tahun mundur harus sudah terbayarkan, sehingga keabsahan dapat diteliti pada departemen terkait, suket Lurah ataupun camat hanya bersifat pendukung perkuatan serta bukan sebagai bukti bahwa 100 % aman , jadi berhati hatilah.
3. Cek dan gambar bentuk lokasi tanah, berikut potongan harizontal agar dapat memastikan dan pastikan juga jenis tanah dan kepadatan nya , untuk dapat membantu dalam pembuatan struktur analysis pembangunan fondasi yang diperlukan.
4. Pastikan titik titik perkuatan bilamana diperlukan, sehingga masalah tersebut dapat diajukan diawal dalam additional harga , bila disepakati
5. Pastikan daerah tidak rawan banjir, dan bila daerah tersebut masuk pada daerah rawan, pastikan ketinggian air pada saat banjir terbesar yang pernah terjadi.
6. Pastikan elevasi ketinggian daerah dari permukaan laut, kecepatan angin, dsb nya yang bersifat teknis.
7. Pastikan tidak adanya obstacle atau halangan, baik lokasi dikenang atau adanya bukit dan gunung yang dapat menghambat pemancaran RF dari titik yang dituju. Atau pun bangunan bertingkat yang dapat menghalangi .
8. Cek pastikan dapat persetujuan lokasi dengan mendapatkan validasi dari DRM nya dimana telah Los RF nya.
9. Tentukan jenis ketinggian tower yang digunakan serta kedudukan ketinggian RF/MW yang diperlukan.
10. Cek pastikan darimana akses jalan serta akses menuju lokasi, pastikan juga mengenai transportasi dan armada yang digunakan, cek supplier material terdekat, serta pastikan jarak lansir material bila diperlukan.
11. Gambar denah layout lokasi termasuk rumah yang ada dalam radius tower, serta berikan nama pemilik rumah tersebut masing masing, karna berhubungan dengan sosialisasi ataupun tali kasih dan menentukan budget yang ada.
12. Pastikan jauh dari sungai atau jalan dengan memperhatikan garis sepadan bangunan, jalan, sungai dan sebagainya sesuai peraturan tata kota yang berlaku pada daerah tersebut.
13 ambil foto 360˚ pada lokasi dengan berdiri di tengah area yang ada serta tambah kan foto 4 sisi dari depan, belakang, samping kiri dan kanan dari arah luar ke lokasi yang bersangkutan
.............. sekian dulu ........... kelanjutannya akan kita bahas berikutnya