Posko Hijau

Call Directions Website Contact the business

Posko Hijau Pelaku dan peminat olah sampah dan pembuat kompos dan organik. http://www.kencanaonline.com, http:// Koperasi Produksi pakan unggas, pakan ikan, dan pupuk


1.
(1)

Langkah awal dari sampling acak sumber bahan mentah adalah dilakukan analisa proksimat ( di laboratorium) suatu metode kimia untuk mengidentifikasi kandungan nutrisi dalam pakan, seperti protein, lemak, karbohidrat, serat, kadar air, dan kadar abu

2. Hasil ad 1, menjadi bahan formulator menambah nutrisi sumber bahan lain dari anggota pengolah ( jagung, maggot, cacing Lumbricus Rubellus LR, azola, ampas sacha inchi omega nabati, bekicot, keong sawah, dll sumber murah) untuk standar formula pakan tujuan. Disamping ada additive dan vitamin dari pabrikan. Misal bagi layer petelur tidak perlu pelleting ( min 12 % protein), layer pedaging harus pelleting (min 18% protein) ikan pelleting mengambang, dst ( ...% protein)

3. Standar bahan baku sumber sod terbebas dari anorganik ( plastik, kertas) tidak masalah adanya karbohidrat ( nasi), sayur, dan semua sisa piring (makanan manusia) itu aman. Menguransi resiko timbulan bakteri pathogen adalah kecepatan dari timbul sd pengeringan as soon as possible (ASAP).


4. Mengamankan timbulan Bakteri pathogenik akan ada SOP dikelola dengan drying machine yang disiapkan, menggunakan teknik HE (Heat Exchanger) tdk ada aliran api – selain panasnya saja- menyentuh material, dimulai dengan 100 DC, dan perlahan ke 70 DC.


5. Berikutnya proses penghalusan (hammer mill machine), pencampuran sesuai komposisi (mixing machine stainless), pelleting utk pedaging dan ikan dan packaging.

-------------------

Pusat Pelatihan Olah Sampah, Energi Terbarukan dan Metoda Pemupukan

Sampah, limbah dan biomassa merupakan material yang belum dikelola secara semestinya. Diperlukan paradigma bahwa sampah dan limbah sebagai material sisa dari setiap proses maupun biomassa tumbuhan (gulma kebun, gulma perairan) memiliki keterpakaian dalam proses lainnya. Berdasar itu, kini Posko Hijau mengadakan layanan pelatihan secara reguler bulanan maupun jadwal fleksibel berdasar pada permintaan para peminat. Kini, tahun 2015, Posko Hijau telah mengelola fasilitas fasilitas pelatihan (trainning), Bank Sampah dan Warung penjualan hasil olah sampah. Berlokasi di Jl Desa Langonsari Karikil Bandung Selatan, dan berbadan hukum resmi No 11434.50.10.2014 dari Kementerian Hukum dan HAM RI. Didirikan dengan Akta No 31 dihadapan Notaris Ano Muhammad Nasruddin, SH.

POTENSI NASIONAL LANDFILL GAS METANE- TPA SAMPAH GANTIKAN  48,08 juta kg LPG/tahunIndonesia memiliki sekitar 550 TPA res...
29/10/2026

POTENSI NASIONAL LANDFILL GAS METANE- TPA SAMPAH GANTIKAN 48,08 juta kg LPG/tahun

Indonesia memiliki sekitar 550 TPA resmi dengan luas total sekitar 3.300 ha. Jika kita mengoperasikan sistem Landfill Gas Methane / Capture (LGM/C) dalam blok operasional 5 ha, akan tersedia sekitar 660 paket LGM/C yang dapat dipasang di seluruh negeri.

Berdasarkan skenario produksi yang konservatif-optimis (1.171 m³ metana/hari per paket, CH4 ≈ 50%), setiap paket menghasilkan sekitar 585,5 m³ CH4/hari (≈419,6 kg CH4/day), yang ekuivalen dengan substitusi sekitar 199,6 kg LPG/hari

Secara ekonomi, substitusi LPG ini bernilai sekitar Rp1,53 miliar per paket per tahun. Ditambah potensi pendapatan dari pasar karbon (≈Rp284,6 juta/paket/tahun pada harga IDXCarbon saat ini oktober 26), total potensi pendapatan kotor per paket mencapai sekitar Rp1,81 miliar per tahun.

Jika skema ini direplikasi pada 660 paket (3.300 ha TPA) potensi nasional menjadi signifikan:

Produksi CH4 ≈ 386.430 m³/day (≈141 juta m³/year).

Potensi substitusi LPG bernilai ≈ Rp1,007 triliun per tahun.

Potensi pendapatan dari kredit karbon ≈ Rp187,8 miliar per tahun.

Total potensi 48,08 juta kg atau pada harga Lpg Rp 20,250/ kg terdapat pendapatan kotor ≈ Rp1,195 triliun per tahun.

Potensi pengurangan emisi ≈ 2,83 juta ton CO2e per tahun.

Peluang ini bukan hanya ekonomi — implementasi LGM/C skala nasional menghadirkan manfaat lingkungan dan sosial: penurunan emisi metana (masalah iklim jangka pendek), pengurangan penggunaan LPG impor, penyediaan energi murah untuk UKM dan warga sekitar TPA, serta peluang kerja lokal melalui instalasi, operasi, dan pemeliharaan.

Pada asumsi kondisi keterbatasan anggaran pemerintah, EnviGo dengan dukungan BPP Askkindo serta perusahaan penyedia teknologi Landfill Gas Capture, akan berikhtiar:

1. Mendorong pemerintah (APBN/D) maupun swasta dan lembaga donor mitigasi perubahan iklim (climate change) membangun infrastruktur Landfill Gas Mining/Capture pada 550 TPA open dumping target

2. EnviGo mengkonsolidasi Koprimer/KDKMP untuk mengelola pemanfaatan gas methane sebagai energi subtitusi LPG dan bahan bakar PLTBg ( listrik biogas) bagi anggota koperasi.

Bagi komersialisasi pun kini sudah terdapat regulasi baru (Permen ESDM No. 7 Tahun 2026) yang meregistrasi biogas dan gas metana TPA sebagai komoditas niaga hilir gas bumi, membuka jalur legal dan ekonomi bagi komersialisasi KBLI 35203**),

https://www.facebook.com/share/p/19ZeqXHXKr/

Indonesia memiliki 550 TPA resmi dengan luas total sekitar 3.300 ha...

*Mengubah Sampah dan Limbah Ternak Menjadi Energi dan Pupuk: Peluang Ekonomi di Dili, Timor Leste*.                     ...
29/10/2026

*Mengubah Sampah dan Limbah Ternak Menjadi Energi dan Pupuk: Peluang Ekonomi di Dili, Timor Leste*.

PT Cipta Visi Sinar Kencana berhasil menorehkan tonggak penting dalam pengembangan energi terbarukan dan pengelolaan sampah regional dengan ekspor dan lakukan pemasangan digester anaerobik skala komunitas di Lda. Osindo 1 Fatumeta, Dili, Timor Leste.

Kenaikan harga elpiji dan ketergantungan pada impor energi membuat solusi energi lokal menjadi prioritas bagi kota-kota seperti Dil- yang di negara Timor Leste belum banyak aturan yang memberatkan pelaku usaha. Dengan harga elpiji di Rp 21.000/kg (Oktober 2026), produksi biogas dari limbah organik menjadi opsi ekonomis dan berkelanjutan.

PT Cipta Visi Sinar Kencana mendukung pengusaha Dili dengan teknologi biodigester anaerobik yang mengubah limbah kandang dan sampah kota menjadi biogas dan kompos berkualitas —

Semangat pengusaha di Dili ternyata ada dasar kalkulasi ekonomi yang menarik.

Produksi biogas: Dari 1 ton limbah organik dapat menghasilkan sekitar 40 m3 biogas. Konversi ke LPG: Dengan asumsi setara 0,45 kg LPG/m3 biogas, 40 m3 setara dengan 18 kg LPG. Nilai energi per ton limbah: 18 kg × Rp 21.000/kg = Rp 378.000.

Produk kompos: Dari 1 ton bahan baku dihasilkan minimal 30% padatan kompos (≈300 kg). Jika harga kompos padat Rp 2.000/kg → nilai ≈ Rp 600.000. dan Kompos cair Nano:70% dari berat bahan baku setelah penambahan air 1:1 akan terdapat 1.400 liter dijual harga Rp 1.000/liter → atau bernilai ≈ Rp 1.400.000.

Tipping fee tambahan: Untuk sampah dari kawasan komersial Horeka potensi penerimaan tipping fee ≈ Rp 350.000/ton.

Total potensi pemasukan per ton (konservatif, sebelum biaya operasional): Rp 2.728.000 per ton/ hari

Bagi Indonesia, regulasi baru (Permen ESDM No. 7 Tahun 2026) telah meregistrasi biogas dan gas metana TPA sebagai komoditas niaga hilir gas bumi, membuka jalur legal dan ekonomi bagi komersialisasi (KBLI 35203). Moga dengan itu akan tumbuh minat masyarakat di Indonesia membuka jasa pengolahan sampah dengan penerimaan tipping fee serta menjual hasilnya biogas dan kompos**),

https://www.facebook.com/share/19vz55excV/?mibextid=wwXIfr

Mengubah Sampah dan Limbah Ternak Menjadi Energi dan Pupuk: Peluang...

Komposter dan Mesin Kompos Container FCL ke 5- go export to Malay - comisioning Test Komposter dan Mesin Kompos diterima...
26/10/2026

Komposter dan Mesin Kompos Container FCL ke 5- go export to Malay - comisioning Test Komposter dan Mesin Kompos diterima customer di Perlis.

*)ini pas sampah dari hotel2 resto, Catering pabrik, kawasan komersial - yang berlahan sempit, hanya 3 hari jadi kompos granul ke pertanian

♻️ Dengan integrasi ARK 1000 L + compacting/granulation, sampah organik berubah dalam sekejap jadi kompos granul siap aplikasi ke pertanian hanya dalam 3 hari. Silahkan klik link katalog online,

1. https://kencanaonline.com/produk/mesin-granulator-double-roller-kencana-pembuat-granul-pupuk-pakan-1-ton/

2. https://kencanaonline.com/produk/mesin-kompos-otomatis-digitalisasi-mesin-kompos-olah-sampah-sistim-industri-4-0-mekanisasi-produksi-kompos-sistim-kontrol-proses-produksi-kompos-sampah-organik-per-hari-24-jam-menjadi-kompos-mesin/

Mau tambah nutrisi sintetis? Bisa — jadi pupuk granul premium seharga > Rp10.000/kg.

Solusi hemat tempat, ramah petani, untung berkelanjutan.

https://www.youtube.com/watch?v=2WHWX99cmCk

Automatic Rotary Kiln menghadirkan transformasi dalam pengelolaan l...

PENAMBANGAN METANA TPA SAMPAH : Landfill Gas Mining / Capture) LGM/C 5 HJadikan limbah menjadi energi — solusi praktis, ...
25/10/2026

PENAMBANGAN METANA TPA SAMPAH : Landfill Gas Mining / Capture) LGM/C 5 H

Jadikan limbah menjadi energi — solusi praktis, aman, dan menguntungkan untuk menutup TPA opendumping dan mengubahnya menjadi sumber energi terbarukan bagi komunitas dan usaha lokal.

Kenapa memilih Paket LGM/C H5

Solusi tepat waktu: Pemerintah meningkatkan penutupan TPA opendumping dan mendorong transisi ke pengelolaan TPA yang ramah lingkungan — peluang bagi pelaku usaha, koperasi, dan pemda untuk menyediakan layanan terstandar.

Model bisnis berkelanjutan: Paket LGM/C dirancang sebagai unit bisnis 5 ha yang dapat direplikasi — mudah dioperasikan, dipelihara, dan diintegrasikan ke jaringan energi lokal.

Dampak ganda: Mengurangi emisi metana yang sangat berbahaya sekaligus menghasilkan gas untuk substitusi LPG/CNG dan listrik mikro.

Skala nasional — peluang besar

Data Kementerian Lingkungan Hidup: sekitar 550 TPA resmi dengan perkiraan total luas ≈ 3.300 ha.

Dengan skala blok operasional 5 ha, terdapat potensi ≈ 660 paket LGM/C yang bisa dibangun, memperluas pasar dan peluang kemitraan.

Isi Paket LGM/C (unit 5 ha)

Sistem koleksi: 114 sumur vertikal (6 m) + jaringan p**a HDPE horizontal (≈2.500 m, 2 inch)

Peralatan vakum & blower untuk ekstraksi gas

Unit pretreatment: penghilangan H2S, kelembapan, dan siloksan

Sistem penyimpanan/distribusi gas (gasbag) dan opsi kompresor atau genset modular

Monitoring & safety kit: detektor gas, katup pemutus, grounding, alat proteksi kebakaran

Pelatihan operasional: bootcamp 2 hari untuk operator lokal + modul TraintheTrainer

Dukungan teknis awal dan panduan operasional standar (SOP keselamatan & pemeliharaan)

Potensi ekonomi — Proforma singkat (Unit 5 ha, Skenario B: total gas 1.171 m³/hari, CH4 ≈ 50%)

Produksi CH4: 585,5 m³ CH4/hari × densitas 0,717 kg/m³ ≈ 419,6 kg CH4/hari

Substitusi LPG /CNG nilai pengganti energi: 199,56 kg LPG/hari × Rp21.000/kg = Rp4.190.760/hari. Pendapatan substitusi LPG tahunan ≈ Rp1.529.049.400

Potensi pengurangan emisi ≈ 4.289 ton CO2e/tahun → potensi pendapatan kredit karbon (IDXCarbon Rp66.352/tCO2e) ≈ Rp284.558.000/tahun

Total pendapatan kotor diperkirakan ≈ Rp1,814 miliar/tahun
Keunggulan kompetitif paket LGM/C 5H, katalog online klik, https://kencanaonline.com/produk/sistem-penambangan-gas-metana-tpa-lgm-c-5h-solusi-terpadu-pengolahan-biogas/

Modular & replikasi cepat: desain unit 5 ha memudahkan skala ke 1–660 paket sesuai permintaan dan sumber daya.

Pendampingan SDM: pelatihan intensif untuk memanfaatkan tenaga kerja lokal dan menciptakan lapangan kerja baru (mantan pemulung, koperasi desa).

Fleksibilitas komersial: opsionalasi output (biogas untuk rumah tangga/CNG komersial, genset untuk listrik, atau kombinasi).

Lebih lanjut spesifikasi Landfill Gas Mining/Capture 5H, https://kencanaonline.id/spesifikasi-sistem-purifikasi-penyimpanan-dan-p**a-gas-metana-konfigurasi-lgm-c-5h.html



https://www.facebook.com/share/p/1GHARnHZen/

MENAMBANG GAS METAN 5 HA TPA SAMPAH, GANTIKAN LPG 396 RUMAH   Penambangan gas methana pada luasan 5 Ha TPA Sampah, denga...
22/10/2026

MENAMBANG GAS METAN 5 HA TPA SAMPAH, GANTIKAN LPG 396 RUMAH

Penambangan gas methana pada luasan 5 Ha TPA Sampah, dengan sumur perforated dangkal 5 m saja, akan terdapat potensi gas Metana (Kadar 50%): 468 m³/hari hingga 1.171 m³/hari atau membangkitkan listrik 2.612 kWh × efisiensi enggine 30% = ± 783,6 kWh/hari. atau mensubtitusi kebutuhan energi masak LPG setara dengan 199,56 kg. Jumlah energi 66 tabung LPG melon (3 kg).

Diketahui, tiap Lpg melon 3 kg cukup bagi masak 6 hari, atau tiap 5 Ha TPA sampah akan memberi gas bagi energi masak 396 rumah tangga terus menerus tiap hari.

Investasi Skala TPA Kota Kecil 5 ha Rp 5 miliar hingga Rp10 miliar. Biaya ini meliputi penutupan area sel sampah lama dengan biomembran plastik tebal (capping), pengeboran sumur vertikal, pemasangan p**a vertikal dan horisontal HDPE, p***a vakum,pembersihan dari gas pengotor ( purifikasi), kompresor pengisian, 400 gas bag dan kompor bagi rumah tangga, generator listrik serta pengukuran.

https://kencanaonline.id/menambang-metana-dari-sampah-solusi-tpa-5-hektare-gantikan-lpg-untuk-396-rumah.html

Sistem open dumping dan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang dikelola buruk selama puluhan tahun sering kali hanya dipandang sebagai sumber bau, ancaman kesehatan, dan masalah lingkungan. Padahal, di balik timbunan sampah tersebut tersimpan potensi energi berharga berupa gas metana (CH₄) hasil dekom...

12/10/2026

🍫 *GIGITAN MEWAH UNTUK BUMI YANG LEBIH HIJAU!*🌍✨

Siapa yang menyangka kalau rahasia di balik kelezatan cokelat dari plasma EnviGo skd berasal dari... siklus tanpa sisa (zero waste)?

Setiap batang cokelat dari petani plasma EnviGo bukan cuma memanjakan lidah kamu, tapi juga cerita tentang inovasi lingkungan yang luar biasa. Pohon kakao kami tumbuh subur berkat *sentuhan Kompos Nano, Biochar, dan Pupuk Nano hasil sulap ekonomi sirkular di TPST*—memanfaatkan limbah organik bahkan limbah tahu! ♻️🌱

Nggak cuma itu, *kulit buah kakaonya pun diolah kembali lewat reaktor pirolisis bersama ampas daun nilam* untuk jadi arang pelindung tanah dan asap cair (smoke liquid) pelindung kulit buah dari serangan hama. Hasilnya? Tanah tetap gembur, lingkungan lestari, dan lahirlah biji kakao berkualitas tinggi dengan rasa yang rich dan smooth.

Bagi para petani lokal, kebun kakao berkelanjutan ini adalah investasi masa depan. Mulai berbuah di tahun ke-3, pohon-pohon ini siap jadi sumber "passive income" hijau yang terus berproduksi menghidupi keluarga petani hingga 25–30 tahun ke depan! 👩‍🌾👨‍🌾💼

https://www.facebook.com/share/r/1AytBRdWDM/?mibextid=wwXIfr

Inti–Plasma Kakao EnviGo Skd: Tertelusur, Organik, dan TerintegrasiDengan bergabungnya Koperasi Kakao Tri Kuncoro Cilaca...
10/10/2026

Inti–Plasma Kakao EnviGo Skd: Tertelusur, Organik, dan Terintegrasi

Dengan bergabungnya Koperasi Kakao Tri Kuncoro Cilacap dan KDMP Kebon Jati Sumedang -yang mengelola TPST Giriharja - pengolah 20 m3 limbah tahu/ hari- yang sedang di desain EnviGo untuk menjadi Inti dalam program Kakao–Nilam, EnviGo memperkuat pengembangan kakao berbasis kemitraan dan ketertelusuran. Berangkat dari pengolahan sampah menjadi sumber daya organik, EnviGo mentransformasikan TPST menjadi pusat agribisnis yang mendukung budidaya dan pemanfaatan hasil. Berbagai bentuk hasil olahan kakao oleh koperasi dapat diklik, https://tk.tokopedia.com/ZSb73MQ58/

Ketertelusuran (traceability) memenuhi regulasi EU Deforestation Regulation (EUDR).

Sejak awal penanaman, data CPCL (Calon Petani dan Calon Lahan) dicatat, termasuk koordinat GPS setiap petak, luas lahan, identitas petani, dan praktik budidaya. Sistem digital EnviGo juga mendokumentasikan penggunaan input nutrisi organik yang dihasilkan dari TPST. Dengan pencatatan yang diperbarui secara berkala, EnviGo membangun fondasi ketertelusuran kakao dari lahan hingga rantai pasok—serta mendorong transparansi dan praktik budidaya yang lebih bertanggung jawab dan membuktikan bahwa biji kakao tidak berasal dari lahan yang mengalami deforestasi**)

https://www.facebook.com/share/p/1DYesC3mjM/

EnviGo Skd MENGORKESTRASI MASA DEPAN AGRIBISNIS BERKELANJUTAN INDONESIAEnviGo SKD koperasi sekunder adalah lokomotif bag...
02/10/2026

EnviGo Skd MENGORKESTRASI MASA DEPAN AGRIBISNIS BERKELANJUTAN INDONESIA

EnviGo SKD koperasi sekunder adalah lokomotif bagi penggerak ekosistem agribisnis rakyat.

Dengan menjalankan fungsi sebagai (inti (nucleus), agregator, dan konsolidator, EnviGo adalah rumah besar bagi Koperasi Primer, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan UKM dalam sebuah orkestrasi yang presisi untuk menjawab tantangan hilirisasi dan produktivitas nasional.

Kami membangun jembatan antara potensi lahan yang belum tergarap optimal dengan besarnya permintaan pasar global dan industri domestik pada komoditas nilam dan kakao.

https://www.facebook.com/share/p/1HpaBLbJFC/

Dokumen ini menyajikan usulan teknis usahatani tumpangsari kakao dan nilam seluas satu hektare sebagai bahan pengajuan KUR Klaster Pertanian berbasis cashless

MODEL INTI PLASMA KAKAO- NILAM EnviGo Skd: Solusi Modal, Teknologi, dan Pasar PetaniDesain pengembangan agribisnis kakao...
02/10/2026

MODEL INTI PLASMA KAKAO- NILAM EnviGo Skd: Solusi Modal, Teknologi, dan Pasar Petani

Desain pengembangan agribisnis kakao dan nilam yang dibangun EnviGo SKD menunjukkan arah yang sejalan dengan program nasional GERTAKK (Gerakan Tanam Kakao). EnviGo tidak hanya mendorong perluasan areal tanam, tetapi juga membangun ekosistem usaha yang menghubungkan pengelolaan sampah, penyediaan input pertanian, pembiayaan, mekanisasi, pengolahan hasil, dan kepastian pasar dalam satu rantai nilai yang saling mendukung.

Melalui pola inti-plasma, EnviGo berperan sebagai inti yang mengoordinasikan koperasi primer termasuk KDMP (Koperasi Desa Merah Putih) yang sudah tergabung dalam payung koperasi Sekunder EnviGo Skd, UPJA, TPST, tenaga ahli, lembaga pembiayaan, serta mitra offtaker. Petani sebagai plasma memperoleh dukungan berupa sarana produksi, pendampingan budidaya, jasa mekanisasi, akses pembiayaan, dan jaminan penyerapan hasil panen. Dengan demikian, petani tidak berjalan sendiri dalam menghadapi kendala modal, teknologi, maupun pemasaran.

https://www.facebook.com/share/p/1GdASk5n2M/

Desain pengembangan agribisnis kakao dan nilam yang dibangun EnviGo SKD menunjukkan arah yang sejalan dengan program nasional GERTAKK (Gerakan Tanam Kakao).

01/10/2026

BIOPHOSKO® ROTARY KILN RKE-2000L: DARI 5,6 M³ LIMBAH ORGANIK MENJADI KOMPOS BERKUALITAS DALAM 5 HARI

Dilengkapi Aktivator Green Phoskko GP1- dan Bulking Agent GP2 untuk membantu menghasilkan campuran kompos yang seimbang, berpori, dan mudah terurai—bahkan di lokasi tanpa sumber listrik, ada pilihan RKE 2000 L dengan penggerak engine.

https://www.facebook.com/share/p/1DTikRgwoz/

Address

Jalan Desa Langonsari Pameungpeuk
Bandung Dua
40376

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00
Saturday 08:00 - 12:00

Telephone

+62811208648

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Posko Hijau posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Posko Hijau:

Shortcuts

Share

Nearby engineering companies


Other Bandung Dua engineering companies

Show All