17/11/2022
Bagaimana fungsi Battery pada Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ?
Battery mempunyai peranan penting pada sistem PLTS, yang dimana battery berfungsi sebagai penyimpanan energi listrik yang telah di hasilkan oleh panel surya saat siang hari dan akan memasok listrik ke beban pada saat malam hari, saat cuaca mendung, dan juga berawan.
Selain itu, dalam sistem PLTS Off Grid Battery merupakan komponen penting karena tanpa adanya Battery maka PLTS tidak dapat memasok listrik pada saat malam hari. Hal ini berbeda dengan PLTS On Grid yang tidak membutuhkan Battery karena digantikan jaringan PLN yang berfungsi sebagai penyimpanan dan penyuplai energi. Sedangkan pada PLTS Hybrid menjadikan Battery sebagai cadangan jika listrik dari PLN padam.
Battery pada tenaga surya dapat dirangkai dengan beberapa battey lainnya disesuaikan dengan besar beban. Tidak hanya sebagai penyimpanan sementara, berikut ini ada beberapa fungsi battery tenaga surya diantaranya :
- Sebagai penyuplai listrik bagi beban jika pasokan daya dari panel surya terputus.
- Sebagai cadangan untuk mengatasi perbedaan daya dari panel surya dengan permintaan beban.
- Sebagai penyedia cadangan energi saat cuaca berawan, mendung, hujan lebat, dan kondisi darurat.
- Sebagai pemasok daya ke Solar Charge Controller (SCC) dan Inverter.
Umur pemakaian baterai tenaga surya dapat berkurang karena temperatur pengoperasian, perilaku penggunaan, desain sistem dan ukuran daya yang tidak sesuai dengan sistem PLTS. Selain itu, kinerja baterai panel surya yang menurun akan merusak baterai itu sendiri. Bahkan, dalam kondisi yang lebih ektrim bisa membahayakan keselamatan operatornya.