02/04/2021
Rudal Pertahanan Udara Jarak Pendek TNI
๐ฎ๐ฉRudal Starstreak
Rudal Starstreak merupakan SHORAD (Short Range Air Defence) rudal anti pesawat high velocity. Setelah ditembakkan kecepatannya terus berkembang hingga 3,5 Mach, untuk mengejar sasaran sejauh 7 km
Starstreak dipandu tiga laser beam, untuk meningkatkan kesuksesan mengunci dan menyergap pesawat musuh. Misil ini pun dilengkapi sistem foe and friend, sehingga tidak salah menembak sasaran.
Satu unit Starstreak LML terdiri dari 3 rudal siap tembak, yang dipasang di atas kendaraan tempur ringan. Sementara varian SP HVM, dipasang di atas kendaraan lapis baja Stormer dengan 8 misil aktif.
Indonesia merupakan pengguna terbesar Starstreak dengan 135 sistem LML. Rudal rudal tersebut disebar ke seluruh satuan Arhanud
Spesifikasi
Jarak Tembak Efektif : 7 km
Jarak Tembak Min : 1.5 km
Jarak Ketinggian Luncur : 5 km
Kecepatan : 3,5 Mach
Bobot Luncur : 14 kg
Sistem Pemandu : Laser guided
Pendorong : Roket berbahan bakar padat
๐ฎ๐ฉ Rudal Grom
Arhanud memiliki beberapa jenis sistem Grom, baik yang dipasang di kendaraan tempur (Propad 4 peluncur), portable ataupun kombinasi dengan Meriam 23mm Zur
Dalam operasionalnya, rudal Grom ini dipandu radar pencari sasaran MMSR. Radar MMSR akan mengirimkan pesan ke BBCV untuk diolah dan ditayangkan pada layar monitor dalam bentuk peta digital mengenai jarak sasaran.
Spesifikasi
Panjang : 1.596 mm
Diameter : 72 mm
Berat rudal + peluncur : 16,5 Kg
Jarak tembak horizontal : 5.5 km
Jarak tembak vertikal : 4 km
Kecepatan : 650 meter/detik
๐ฎ๐ฉ Rudal RBS 70
RBS 70 adalah man-portable air-defense system (MANPADS) anti pesawat yang beroperasi secara mandiri.
Spesifikasi
Panjang rudal : 1,32 meter
Panjang tabung rudal : 1,735 meter
Diameter tabung : 0,152 meter
Diameter rudal : 0,106 meter
Berat Rudal MK-1/MK-2 : 24 kg/26,5 kg
Pengendalian : berkas sinar laser
Hulu ledak : MK-1, pecahan impact dan proximity fuze
Kecepatan : supersonik
Jarak tembak :
- MK-1 : 200 m โ 5 km
- MK-2 : 200 m โ 7 km
Jarak ketinggian :
- MK-1 : 3 km
- MK-2 : 4 km
Alat bidik :
- Teleskop : monoculer
- Pembesaran : 7x
- Bidang panjang : 90
- Tanki pendingin : 0,7 liter
- Berat : 36 kg
Penyangga :
- Berat : 24 kg
- Pengaturan kerataan : max 40
Batasan kerja :
- Azimuth : 3600
- Elevasi : 100 s/d 450
๐ฎ๐ฉRudal Chiron
Chiron didesain untuk dioperasikan dengan menggunakan tabung peluncur dengan tripod, grip untuk pegangan tangan, serta sistem optik bidik serta kursi untuk juru tembak. Beratnya mencapai 24,3 kg. Satu launcher post biasanya diawaki oleh juru tembak, pengisi rudal, dan pengamat/pencari sasaran.
Chiron mampu melesat hingga Mach 2,5 jika sasaranya pesawat tempur, maksimum sasaran pada ketinggian 3.5 km sejauh 7 km. Sistem pemandu ke arah sasaran masih menggunakan sistem pengejar panas.
Untuk segi keamanan, sudah dilengkapi dengan IFF (Identification Friend or Foe/Identifikasi kawan atau musuh) untuk mengenali pesawat kawan yang memancarkan sinyal dari transponder IFF-nya.
Rudal ini akan meledak saat sudah mendekati 1,5 meter dari sasaran. Pecahan rudal akan menghasilkan 700 kepingan logam panas yang cukup untuk merobek dinding alumunium pesawat terbang.
Dalam sistem pertahanan TNI AU, sistem Chiron dioperasikan terintegrasi dengan sistem radar Skymaster yang memasok informasi sasaran untuk sistem Skyshield Rheinmetall.
Spesifikasi :
Diameter : 80mm
Panjang tabung luncur : 1,87m
Panjang rudal : 1,68m
Bobot hululedak : 2,5kg
Kecepatan : Mach 2,5
Personel : 3
Fitur: Transponder IFF
Produsen: Korea Selatan.
๐ฎ๐ฉ Rudal Mistral Atlas
Rudal ini dapat diluncurkan dari infanteri, kapal, maupun kendaraan yang telah dimodifikasi. Mistral dilengkapi dengan hulu ledak high explosive with tungsten projectiles. Mistral menggunakan sistem detonasi impact fuze dan laser proximity fuze. Memiliki kecepatan mencapai mach 2,6 dengan jangkauan luncur mencapai 5 km dan ketinggian 3 km.
Mistral didesain dapat menerima data target yang berasal dari radar Giraffe 3D Radar, serta MCP (Mistral Coordinator Post). Operator membidik target menggunakan thermal imaging night sight, sehingga rudal membidik sasaran menggunakan sistem suhu atau tingkatan panas. Mistral menggunakan sistem pemandu passive IR Homing dan sensor multi element IR Detector dengan pendingin gas argon.
Selain memperkuat kesatuan Arhanud TNI-AD, rudal mistral juga ditempatkan di beberapa kapal perang Indonesia
Spesifikasi:
โ Panjang : 1,86 meter
โ Diameter : 90 mm
โ Berat : 18,7 kg (termasuk 3 kg hulu ledak high explosive)
โ Kecepatan luncur : 800 m/detik atau 2,6 Mach
โ Jangkauan : efektif hingga 5,3 km
โ Sistem pemandu : infra red
โ Mekanisme peledakan : laser proximity atau impact triggered
โ Mesin : solid rocket motor.
๐ฎ๐ฉRudal QW-3
QW-3 merupakan jenis rudal panggul hanud permukaan ke udara untuk menghadapi sasaran pesawat tempur berkecepatan tinggi/rendah dengan ketinggian rendah maupun sangat rendah. Sebagai rudal hanud berjangkauan jarak pendek, jarak tembak maksimumnya hanya sampai 8 km dengan ketinggian maksimum 5 km. Dilihat dari profilnya jelas QW-3 amat ideal menghantam pesawat tempur atau helikopter lawan yang terbang di ketinggian rendah.
Tak seperti rudal panggul (portable) yang ada saat ini, QW-3 tak menggunakan sistem pemandu passive infra red. Rudal ini justru menggunakan pemandu semi aktif laser yang ditempatkan pada bagian moncongnya. Dengan pemandu laser, rudal ini relatif tahan terhadap flare (pengecoh panas) yang diluncurkan pesawat sasaran.
Teknologi lain yang melengkapi QW-3 adalah anti jamming. Untuk mendukung manuver tinggi saat menguber dan menghancurkan, rudal ini dilengkapi teknologi mikro komputer.
Tak mudah bagi pesawat untuk lolos bila telah dikunci oleh rudal ini, kecepatan luncur rudal ini terbilang fantastis untuk kelas rudal panggul, yakni 750 meter per detik, atau sekitar 2,7 Mach. Hulu ledaknya mengadopsi jenis high-explosive fragmentation dengan radius mematikan 3 meter.
Keunggulan lain dari rudal ini dapat membuat analisa logis dari energi target dan karakteristik gerakan dari target serta mengenali target secara efektif tanpa hambatan. Adapaun sistem perlengkapan rudal QW 3 dan BCU (Battery Coolant Unit) tersimpan dalam wadah tertutup rapat (kedap udara, anti kelembaban tahan lama), ukurannya kecil dan portable, sehingga dapat diaplikasikan pada kendaraan tempur.
Sebagai rudal panggul, pengoperasian QW-3 terbilang sederhana dan punya mobilitas sangat tinggi. QW-3 diawaki oleh seorang juru tembak dengan posisi menembak berdiri. Selain bisa dioperasikan lewat panggul oleh seorang prajurit, untuk menjaga ke stabilan rudal seberat 23 Kg ini juga dipasangkan pada dudukan tripod pada kendaraan jip.
Spesifikasi :
Panjang : 2,1 meter
Berat : 23 kg
Jangkauan : 8 km
Ketinggian max : 5 km
Kecepatan luncur : 750 meter per detik/2700 km per jam
Hulu ledak : high-explosive fragment
Mesin : Roket berbahan bakar padat
Pemandu : semi aktif laser
๐ฎ๐ฉ Rudal SA-7 Strela/AL-1M
Berangkat dari stok rudal yang melimpah (1500 unit), menjadikan sosok rudal MANPADS ini masih terus dipakai oleh TNI AL.
Upgrade Strela menjadi AL-1M yakni dengan menambahkan proximity fuse sehingga pada jarak tertentu, rudal dapat meledak sendiri tanpa harus mengenai sasaran. Kelebihan system ini adalah untuk penghancuran sasaran udara yang sangat sulit apabila harus tepat mengenai sasaran (impact).
Strela bekerja dengan sistem pemandu pasif infra red, rudal ini bisa mendeteksi sasaran dengan tepat di atas temperatur 200-400 derajat Celsiusโsuhu yang dikeluarkan oleh exhaust nozzle pesawat terbang atau helikopter sasaran. Sistem peluncur rudal terdiri dari tabung peluncuran rudal dan silinder baterai termal. Dalam teorinya satu tabung peluncur dapat diisi ulang (reload) hingga lima kali pengisian.
Strela amat pas untuk menghadang pesawat yang terbang rendah dengan manuver tinggi. Dengan kecepatan luncur yang dahsyat, Strela hanya punya jangkauan tembak hingga 5,5 km dan ketinggian luncur maksimum 4,5 km. Strela juga bisa menghadang sasaran dalam jarak sangat dekat, tapi minimum jarak target harus 18 m dan ketinggian minimum 500 m. Berat rudal Strela mencapai 9,8 kg.
Spesifikasi :
- Berat rudal : 9,8 kg
- Panjang : 1,44 m
- Diameter : 72 mm
- Bentang max : 4200 mm
- Lebar sayap : 70 cm
- Jangkauan max : 5.5 km
- Ketinggian max : 4.5 km
- Kecepatan max : 430 m/detik
๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ ๐ฆ
๐ฎ๐ฉ๐ฎ๐ฉ