28/01/2025
AI versus AI. Siapakah yang akan Tumbang?
Zaman sekarang ini AI sudah tidak lagi asing di telinga para penggiat teknologi. Baru-baru ini China meluncurkan AI baru bernama DeepSeek untuk menyaingi GPT.
Pasar saham global terguncang setelah perusahaan rintisan China, DeepSeek, menunjukkan kemajuan pesat dalam bidang kecerdasan buatan (AI). Keberhasilan mereka menciptakan model bahasa besar (large language model) dengan biaya rendah dan waktu singkat memicu kekhawatiran atas daya saing Amerika Serikat di sektor AI. Hal ini memicu aksi jual besar-besaran, terutama di saham perusahaan teknologi AS dan Eropa.
Saham Nvidia, salah satu pemain utama di industri AI, turun 13,60% menjelang pembukaan pasar. Tidak hanya itu, perusahaan chip ternama seperti ASML dan ASM International juga mengalami penurunan signifikan, masing-masing sebesar 10,32% dan 14,32% di pasar Eropa. Di Asia, saham-saham terkait chip Jepang juga ikut melemah.