22/05/2013
Manusia dipandang bukan untuk kelak menjadi binatang , melainkan menjadi manusia yang beradab dan bukan biadap. manusia yang menghormati tradisi dan budaya nenek moyangnya merekalah yang pantas memiliki kehidupan. karena setiap awal kehidupan itu ada di mulai dari satu tradisi turun temurun hingga pada hidup kita sekarang. Manusia bukan lah robot yang harus disamakan dengan mesin atau teknologi lainnya. manusia adalah manusia dengan segala keberadaannya, yakni kelebihan dan kekukrangannya. kedua hal inilah yang membuat menuasia berada di dunia untuk menjadi sempurna.
Awal kehidupan itu sangat indah apabila kita dapat merenungkannya sebagai sebuah proses. Sebab tidak gampang kita menikmati sebuah proses kehidupan, dan apalagi berkaitan dengan awal hidup manusia. Manusia ada, bukan karena kemampuan manusia, melainkan ada suatu misteri besar yang mempengaruhi semuanya. Untuk itu proses sangat berguna ketika kita diam sejenak untuk mendengarkan aliran-aliran kehidupan itu sendiri. Manusia berawal dari sperma dan sel telur, kemuadian menjadi fetus, dan berkembang menjadi janin, selanjutnya bertumbuh kembang dan di lahirkan menjadi seorang bayi yang disebut anak manusia. Pertemuan awal hingga akhir adalah suatu proses yang panjang. Untuk itu kita perlu bersabar, dan menghindar dari segala gangguan yang menhambat kehidupan itu sendiri. Saat pertemuan awal itulah manusia telah diakui keberadaannya sebagai manusia. Sehinggga keberadan tersebut perlu dijaga dan dilindungi oleh manusia-manusia yang bertanggung jawab.
Demikian komentar singkat ini,,semoga berarti bagi kita semua demi menjujung nilai-nilai kehidupan itu sendiri. Dan apabila ada penyelewengan-penyelewengan yang terjadi pasti ada keberpihakan bagi kehidupan melalui ""etika,moral dan hukum"".