03/12/2025
EMPATI ( Sesuatu yang Harus di ajarkan dengan paksa)
EMPATI adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan orang lain, serta mampu melihat sesuatu dari surut pandang mereka.
EMPATI bukan Hanya tentang kasihan, melainkan tentang membayangkan diri berada di posisi orang lain dan merasakan emosi yang sama. EMPATI tidak akan tumbuh jika tidak dipaksakan.
Makna di paksakan disini adalah dilatih, sama seperti olahraga dilatih dari latihan kecil sampai berat.
EMPATI bisa tumbuh dikeluarga, dimulai dari ajaran orang tua di contohkan dengan perbuatan sehingga membentuk karakter dan diturunkan secara turun temurun.
Indonesia, dalam perjalanan sejarahnya di kenal sebagai bangsa yang mempunyai EMPATI besar. Gotong royong saling membantu yang susah adalah bentuk EMPATI yang besar. Tapi akhir akhirnya ini gotong royong Dan semangat membantu mulai luntur seiring dengan berubahnya sifat manusia yang EGOIS, mementingkan diri sendiri, flexing serta butuh validasi di media sosial.
Aceh Dan Sumatera saat ini sedang mengalami BENCANA besar, jutaan manusia disana sedang berjuang antara hidup Dan mati, sebagian warga bahu membahu saling bekerja sama membantu sebisanya, tapi segelintir juga. Masih cuek , apatis , masa bodoh seakan akan sedang tak terjadi apapun.
Jangankan berduka malah kesehariannya sama sekali tak peduli dengan apa yang terjadi.
Kenapa ini bisa terjadi ?
Latar belakang Keluarga menentukan sikapi Dan prilaku anak. EMPATI Harus dipaksakan Dari kecil, bukan dipaksakan dengan kekerasan tapi diajarkan di contoh secara terus menerus sehingga akan membentuk karakter yang tumbuh dengan EMPATI yang besar.
Percayalah, orang orang yang punya empati yang besar, akan menemukan ketenangan Dan kebahagian dalam hidup. Mereka mereka yang berempati akan mudah menemukan kebahagiaan karena setiap membandingkan hidup nya dia selalu melihat bahwa ada yang lebih tidak beruntung hidupnya di bandingkan dirinya.
Kembali ke BENCANA.
Saat ini ditengah banjir besar, terjadi Kris kelangkaan Sembako Dan BBM. Pedagang Dan oknum2 jahat bermain menaikkan harga setinggi langit, ini adalah Salah satu manusia yang kurang empati nya bahkan tergolang kedalam manusia sadis.
Melalui tulisan ini, saya ingin mengajak kepada teman teman Dan Sahabat semua, Mari saling merasakan penderitaan saudara saudara kita, mungkin hari ini mereka yang mengalami MUSIBAH ini Dan besok giliran kita yang mengalaminya.
Kalau pun belum bisa membantu, tunjukkanlah bahwa kita juga ikut merasakan derita itu.
Semoga kita semua menjadi makhluk yang bisa NEMANUSIAKAN MANUSIA.
Sebuah catatan kecil ditengah hilangnya empati anak bangsa dan pejabat dalam MUSIBAH banjir Aceh Sumatera.