Penggunaan bahan bakar fosil akan menyumbangkan pengaruh besar dalam proses pemanasan global. Berangkat dari permasalahan tersebut, tim ekspedisi biodiesel Universitas Tanjungpura (UNTAN) yang terdiri dari Bambang Dwi Cahyo, Abdurrahman B, Alifah Nurrahmani Putri, Robbi Ridwansyah, Yeni Nurhidayah, Indah Wulandari, Ryan Arifin, Joshua Charisma, Ade Faisal, M. Adi Akbar, Primana Rullyant Hanif, Son
y Fajar Jayadi, Hidayu Sulisty, Dwi Riyan, Diego Rumania, Jamaludin, Lasta Dewi Sianturi, Aldino Muskari, S.E, Winda Sri Wulandari serta dosen pembimbing Rudiyansyah, P.h.D dan Nelly Wahyuni, S.Si, M.Si dan Ganjar Oki Widhanarto, S.Hut, M.Sc akan melaksanakan sosialisasi hasil dan publikasi riset-riset yang berkaitan dengan new and renewable energy dalam upaya untuk mengkampanyekan sumber-sumber energi masa depan dalam kegiatan Extraordinary Project of New and Renewable Energy 2013 : From Competition to Expedition. Beberapa kegiatan yang akan dilakukan yaitu lomba karya ilmiah, pameran produk energi alternatif, talk show energi alternatif dan ekspedisi bioenergi. Universitas Tanjungpura bekerjasama dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) telah melakukan kampanye perduli lingkungan dengan melakukan ekspedisi menggunakan bus yang berbahan bakar biodiesel melintasi berbagai negara di Asia Tenggara. Sejak tahun 2010 hingga 2012 Universitas Tanjungpura telah terlibat dalam Ekspedisi Biodiesel. Khususnya pada tahun 2012, UNTAN dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan ekspedisi biodiesel. Kegiatan tersebut dinamakan Trans Java-Bali Biodiesel Expedition 2012. Adapun agenda kegiatan ekspedisi biodiesel tersebut antara lain: Using Biodiesel in the bus during expedition, Biodiesel Research Application, Biodiesel Seminar, Biodiesel Talk, Biodiesel Factory Visit, Culture Event, Culture visit dan Charity. Tujuan utama dari ekspedisi ini yaitu untuk mensosialisasikan pemanfaatan biodiesel sebagai bahan bakar alternatif kepada masyarakat dunia. Mohammad Nuh, DEA dalam sambutan pada kegiatan ekspedisi Trans Java-Bali Biodiesel Expedition 2012 menyampaikan apresiasi kepada Universitas Tanjungpura yang berinisiatif untuk menggelar kegiatan ekspedisi ini. Menurut beliau, ada 3 hal penting yang tersirat dalam kegiatan ini. Pertama, Scientific Activities, dimana dalam kegiatan ini mahasiswa maupun dosen bersama–sama untuk mengembangkan riset/penelitian maupun aplikasinya dengan dasar keilmuan. Dalam era globalisasi saat ini, prioritas riset diarahkan pada 3 kebutuhan dasar manusia yaitu : Food, Energy, and Water sehingga biodiesel sebagai salah satu sumber energi terbarukan masa depan merupakan hal yang sangat penting menjadi prioritas untuk dikembangkan. Kedua, dalam kegiatan ini juga tersirat makna kolaborasi dan kerjasama antar negara, dimana dunia pendidikan adalah dunia yang tidak akan terpengaruh isu politik dan ekonomi. Ketiga, aktivitas sosial dalam kegitan ini sangat baik sebagai wadah untuk saling mendukung dan membangun semangat kebersamaan. Beliau juga mengharapkan digelarnya kegiatan serupa pada tahun 2013 dengan melibatkan lebih banyak Perguruan Tinggi di Indonesia
Beranjak dari apresiasi dan dukungan yang diberikan oleh mendikbud, serta berbagai dampak positif yang diberikan, maka UNTAN akan melaksanakan kembali kegiatan ekspedisi pada tahun 2013. Ekspedisi ini bernama Trans Indo China Bioenergy Expedition 2013. Adaupun negara tujuan ekspedisi yaitu Thailand, Kamboja, Vietnam, Laos dan China. Kegiatan ekspedisi sebelumnya yang bertempat di Thailand dan Laos sudah pernah dilakukan, namun pada ekspedisi tahun 2013 ini terdapat perbedaan yaitu dalam kegiatan ini akan dilakukan pengembangan wawasan keilmuan tidak hanya biodiesel, tetapi juga mencakup wawasan keilmuan berupa bioenergi. Adapun kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan selama ekspedisi ini yaitu Bioenergy seminar dan Biodiesel Factory Visit (Thailand), Bioenergy Talk dan Bioenergy Expo (Vietnam, Laos, Kamboja dan China), Showcase Biodiesel dan Press Conference (Thailand dan China), Culture Tour dan Culture Performance (Kamboja, China, Laos dan Vietnam) dan Charity (Kamboja dan Thailand). Sebelum melaksanakan ekspedisi, tim bioenergi UNTAN telah melaksanakan kegiatan Lomba Karya Ilmiah yang bernama Extraordinary Project of New and Renewable Energy 2013 dengan tema “New and Renewable Energy”. Lomba ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk mengembangkan ide-ide kreatif, inovatif dan dapat menjadi solusi bagi permasalahan energi di Indonesia. Pemenang pertama akan diikut sertakan dalam Mekong Valley Biodiesel Expedition 2013 dan mempresentasikan karyanya pada kegiatan ekspedisi bioenergi tersebut. Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mensosialisasikan pemanfaatan bioenergy sebagai solusi alternatif untuk mengatasi krisis energi, mengaplikasikan sains dan teknologi untuk kesejahteraan manusia, melatih softskill organisasi, kemandirian serta kemampuan sosialisasi relasi antar mahasiswa ASEAN dan sebagai wujud kepedulian mahasiswa selaku agent of change dalam mewujudkan ketahanan energi melalui pemanfaatan energi baru dan terbarukan.