PT Obsidian Stainless Steel

PT Obsidian Stainless Steel Official Account of PT Obsidian Stainless Steel
Hadir di Nusantara, mengukir kisah bersama

Dari Nol Menuju “Tim Panutan Keselamatan” — Tim Operasional PLTU OSS Xiangyu IndonesiaMereka menyisir sistem dengan lang...
15/05/2026

Dari Nol Menuju “Tim Panutan Keselamatan” — Tim Operasional PLTU OSS Xiangyu Indonesia

Mereka menyisir sistem dengan langkah nyata, menyatukan hati dalam bekerja, terjun ke lapangan pastikan tiap lini terjaga meski ekstrem cuaca melanda. Membangun sistem dari titik nol hingga menjadi Excellent Team di tingkat Grup yang membanggakan, tim PLTU OSS sukses mencatat lima ratus hari kerja aman berkelanjutan sepanjang tahun dua ribu dua puluh lima yang mengagumkan.

Langkah Awal: Merintis Sistem di Tengah Riuh Lapangan
Maret 2024 menjadi sebuah permulaan, saat tim operasional elektrik resmi terbentuk dalam satu barisan. Beranggotakan satu Kepala Bidang profesional, dua spesialis, dan dua pengawas senior sebagai kerangka utama, mereka bersinergi dengan regu tiga sif serta rekan kerja lokal demi menjaga denyut energi di seluruh wilayah kerja. Mengelola tiga unit area operasional dan sepuluh mesin pembangkit, mulai dari dermaga hingga jalur transmisi, tak ada sistem yang lepas dari pengawasan presisi.

Karena pada mulanya, memang belum ada sistem yang tersedia; semua harus dirintis langsung dari lapangan dan menyusun standar dari praktik nyata.

"Sistem belum tersedia, kita ciptakan saja." Semangat inilah yang membawa Wakil Kepala Bidang, Zhang Yue, bersama tim spesialis dan pengawas untuk terjun langsung ke garda depan tanpa jeda. Mereka menyisir setiap peralatan infrastruktur dengan saksama: satu tarikan kabel, satu titik sambungan, hingga setiap sakelar, seluruhnya diverifikasi di lapangan demi kepastian data. Pemandangan yang lazim terlihat adalah para anggota yang bersimpuh di samping parit kabel yang pengap dan gerah, berbekal senter untuk mencocokkan kode dan label penanda; lembaran denah yang awalnya buram menjadi kasat mata, hingga pemahaman terhadap sistem pun kian sempurna.

Suhu empat puluh derajat menjadi saksi, bagi dedikasi yang tak pernah henti. Menembus terik dari ruang kontrol hingga dermaga terjauh, empat puluh menit berjalan kaki tanpa rasa keluh. Rekor dua puluh delapan ribu langkah menjadi bukti nyata perjuangan, dalam durasi kerja enam belas jam yang melampaui batas kelelahan.

Ujian terberat saat hujan dan gerah menyatu, mengusik nyali yang sempat dirundung ragu. Namun, di tengah goyahnya semangat, satu kalimat hadir memberi pengikat: “Tuntaskan bagian tersulit sebagai mandat, agar sisa perjalanan tak lagi terasa berat.”

Tim kembali berbagi peran dalam sinergi, memecah kebuntuan dengan keteguhan hati. Saat lembar perdana diagram sistem tuntas diselesaikan, pengawas Xue Hongjun berseru: "Bagus!" penuh kebanggaan. Di detik itu, segala letih luruh seketika, terbayar tuntas oleh hasil yang nyata.

Beberapa bulan berselang, peta operasional kian sempurna, hingga sebuah sistem mandiri resmi tercipta. Menjadi bukti bahwa standar yang andal tak lahir dari kata-kata, melainkan dari peluh dan dedikasi yang tak terbantah.

Padu Serasi: Membentuk Sistem, Memperkuat tim
Di tengah tegaknya sistem yang dibangun bersama, kesolidan tim akan menjadi tantangan utama. Menghadapi sekat budaya dan bahasa, kader-kader lokal dirangkul untuk masuk ke lingkaran kerja. Pola pendampingan dalam satu area tugas diterapkan secara saksama—rekan Tiongkok mengawal metode dan standar baku, sementara personel lokal memperkuat penguasaan lapangan serta pengalaman mumpuni; menciptakan ruang bagi pertumbuhan kemampuan dalam satu baris visi yang harmoni.

Potret perubahan ini tampak jelas pada sosok Anza. Sempat terkendala komunikasi dan operasi, ia kini bangkit dengan kompetensi yang teruji. Melalui bimbingan yang telaten, ia tak hanya piawai dalam teknis dan aspek kerja selamat, namun juga menjadi penggerak kedisiplinan bagi rekan sejawat. Ia kini konsisten menegakkan aturan “Dua Izin dan Tiga Mekanisme”—memastikan izin kerja dan prosedur operasi terdokumentasi dengan mapan, menjaga disiplin serah terima, inspeksi, hingga rotasi alat tetap dalam ketetapan, terus memastikan seluruh pabrik terjaga dalam tertib inspeksi.

"Para mentor Tiongkok memberiku keahlian sejati, dan tim menerimaku layaknya keluarga sendiri, maka setiap perangkat akan dijaga sepenuh hati." Kalimat Anza tersebut bukan sekadar kata, melainkan cermin transformasi dari “penonton” menjadi “garda utama”.

Seiring pertumbuhan, manajemen pun kian diperkuat dengan sinergi yang presisi: memadukan Core Management dengan Shift Ex*****on dan melalui pola “tiga sif dan pembagian area yang ketat”, setiap titik krusial dipastikan terpantau selama dua puluh empat jam tanpa terlewat, terus memastikan area krusial ada yang memantau, ada yang menangani, demi sistem yang stabil serta efisiensi yang teruji.

Prestasi di Atas Lembar Keselamatan
“Niat bekerja, mampu bekerja, tuntas bekerja, dan tanpa cela.” Itulah komitmen bersama yang dijunjung tinggi dalam setiap menit kerja. Dua tahun berjalan, para anggota tim konsisten menguraikan masalah, menyelami perkara, dan menemukan solusi. Setiap kesulitan menjadi batu loncatan untuk meningkatkan kemampuan diri.

Keringat yang tertumpah kini berbuah. Di tahun 2025, tim mengukir lima ratus hari operasi aman tanpa jeda. Prestasi ini membawa mereka ke posisi kedua tim terstandarisasi, hingga gelar “Tim Unggul” resmi diraih.

Mengenang masa awal perjuangan, setiap anggota menyimpan dalam-dalam setiap kesan: tentang malam-malam panjang menuntaskan kendala, peluh di bawah terik saat menyusuri jalur setapak, hingga saling menopang di kala rintangan terasa sesak. Di sanalah makna “tim” bukan lagi sekadar nama, melainkan beban tanggung jawab yang dipikul bersama.

Kini, skuad yang baru dua tahun berdiri telah bertransformasi menjadi “tim panutan keselamatan” di Pembangkit Listrik OSS.

Berdiri di titik awal yang baru, mereka memilih untuk kembali berangkat dari titik nol—terus mempertajam manajemen operasional yang ramping, mempercepat adopsi teknologi digital, hingga memacu efisiensi serta aspek K3 di garis terdepan. Di sana, mereka terus melaju, menciptakan “akselerasi” yang melampaui waktu.

Komitmen Berdayakan Talenta Lokal, OSS Perkuat Sinergi Pendidikan Lewat Pengukuhan Pengajar LokalPada tanggal 2 Mei 2026...
04/05/2026

Komitmen Berdayakan Talenta Lokal, OSS Perkuat Sinergi Pendidikan Lewat Pengukuhan Pengajar Lokal

Pada tanggal 2 Mei 2026, dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Indonesia, OSS menyelenggarakan kegiatan Pengangkatan Pengajar Teknis Indonesia serta Apresiasi Pengajar Bahasa. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Direktur Eksekutif OSS, Mr. Fu Guoyi, Asisten Direktur Utama, Mr. Shen Peng, serta seluruh pengajar bahasa dan pengajar teknis yang telah diangkat.

Dalam sambutannya, Wakil Direktur Eksekutif OSS, Mr. Fu Guoyi, menyampaikan apresiasi yang tulus kepada para pengajar Indonesia di perusahaan. Ia menyampaikan bahwa pengajar ibarat cahaya yang mampu menerangi jalan jauh ke depan. Pengajar yang unggul bukan hanya menjadi pembimbing bagi perkembangan peserta didik, tetapi juga merupakan aset paling berharga bagi perusahaan. Kedepannya, perusahaan akan terus menyempurnakan sistem pelatihan karyawan Indonesia serta menyediakan platform pengembangan yang lebih luas bagi karyawan yang aktif berbagi ilmu dan semangat belajar, guna memperkuat fondasi pengembangan talenta lokal.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan pengajar turut menyampaikan sambutan. Perwakilan pengajar teknis, Eka Gendra Sary, serta perwakilan pengajar bahasa, Fatima Azzahrah, menyampaikan rasa terima kasih atas pembinaan dan kepercayaan yang diberikan oleh perusahaan. Mereka menyampaikan bahwa pengajar internal merupakan kekuatan penting dalam pewarisan keterampilan di perusahaan, sekaligus menjadi jembatan pertukaran teknologi dan budaya antara Tiongkok dan Indonesia. Melalui pelatihan sistematis dan praktik langsung, para pengajar semakin memahami nilai dari proses belajar-mengajar yang saling memperkaya. Kedepannya, mereka akan terus meningkatkan kemampuan mengajar, membantu karyawan meningkatkan keterampilan profesional, mendorong penerapan standar kerja yang terstruktur, aman, dan efisien, serta menjadikan bahasa sebagai penghubung untuk memperkuat komunikasi lintas budaya dan kolaborasi, sekaligus mendorong peserta didik untuk aktif berkomunikasi dan terus belajar, sehingga perusahaan dapat melahirkan lebih banyak talenta yang memiliki kompetensi profesional dan kemampuan komunikasi yang kuat.

Pada kegiatan tersebut, para tamu undangan menyerahkan surat pengangkatan kepada pengajar teknis Indonesia serta memberikan penghargaan kepada pengajar bahasa terbaik. Melalui proses pelatihan sistem TTT selama setengah bulan, uji coba pengajaran terpusat, serta evaluasi oleh masing-masing departemen, perusahaan akhirnya menetapkan 48 pengajar tingkat dasar asal Indonesia yang mencakup berbagai lini dan unit kerja. Kemampuan mengajar mereka telah mendapatkan pengakuan dari tim penilai ahli maupun penilai umum. Selain itu, perusahaan juga menganugerahkan penghargaan kepada 6 pengajar bahasa terbaik atas kontribusi luar biasa mereka dalam mengembangkan pengajaran dan mencetak banyak talenta bilingual selama satu tahun terakhir.

Kedepannya, OSS akan terus memperkuat pengembangan talenta lokal dengan membangun tim karyawan yang berkualitas tinggi, kompeten, dan tangguh. Melalui pendidikan sebagai penggerak pertumbuhan dan talenta sebagai pendorong perkembangan, perusahaan akan terus melangkah maju secara stabil dalam pembangunan lokal dan pelaksanaan tanggung jawab sosial, serta menciptakan pencapaian yang lebih gemilang.

04/05/2026

Semangat Kerja, Langkah Maju Berkelanjutan | OSS Gelar Perayaan May Day 2026 dan Penghargaan bagi Karyawan Indonesia

Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional “May Day”, OSS bersama VDNI bersama-sama menyelenggarakan peringatan Hari Buruh sekaligus pemberian penghargaan kepada para karyawan WNI. Acara ini dihadiri oleh jajaran manajemen OSS dan VDNI, perwakilan pemerintah Indonesia, serta lebih dari 400 karyawan.

Pada kesempatan tersebut, General Manager OSS, Mrs. Lian Liwei, turut menyampaikan bahwa tahun ini menandai satu dekade perjalanan OSS di Indonesia. Selama sepuluh tahun, perusahaan telah bertransformasi dari fondasi awal menuju organisasi yang semakin tangguh dan kompetitif. Ia menegaskan bahwa ke depan, OSS akan memprioritaskan peningkatan ketepatan tata kelola dan efisiensi operasional, dengan inovasi sebagai penggerak utama serta penguatan sinergi lintas fungsi. Pendekatan kerja yang berorientasi hasil menjadi kunci untuk memastikan setiap inisiatif memberikan dampak nyata. Seluruh karyawan didorong untuk terus meningkatkan kualitas kontribusi dan profesionalis mereka, sejalan dengan upaya memperdalam kolaborasi Indonesia–Tiongkok serta memperkuat pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.

Selanjutnya, perwakilan karyawan yang menerima penghargaan, Sdr. Teguh Permana Yulva, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya pencapaian individu, melainkan hasil dari kolaborasi dan dedikasi seluruh tim. Ia juga menegaskan bahwa melalui pembinaan perusahaan dan dukungan tim, dirinya mampu berkembang secara profesional dan semakin termotivasi untuk memberikan kontribusi yang lebih besar. Kedepannya, ia berkomitmen untuk terus meningkatkan standar kerja dan memberikan kinerja terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan perusahaan.

Dalam acara, karyawan OSS turut menampilkan berbagai pertunjukan seni, termasuk musik dan tari, yang mencerminkan semangat positif serta mempererat hubungan emosional antar karyawan.

Para jajaran manajemen OSS dan VDNI juga secara bergantian menyerahkan penghargaan kepada karyawan Indonesia yang berprestasi, manajer unggulan, serta tim terbaik, yang kemudian diabadikan dalam sesi dokumentasi bersama.

Sesi penutupan, General Manager OSS mengumumkan program “Pengembangan dan Pertukaran Edukasi ke Tiongkok bagi Karyawan Indonesia Berprestasi”. Program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menyediakan sarana pengembangan yang lebih luas, sekaligus mendorong pertukaran pengetahuan dan integrasi budaya kerja antara karyawan Indonesia dan Tiongkok.

Melalui pemberian apresiasi kepada individu dan tim berprestasi, perusahaan tidak hanya menetapkan standar kinerja yang jelas, tetapi juga memperkuat semangat kolektif seluruh karyawan untuk terus maju dan berinovasi. Memasuki tonggak 10 tahun berdirinya, OSS akan menjadikan momentum ini sebagai titik awal baru untuk terus menumbuhkan semangat kerja, memperkuat kolaborasi, serta meningkatkan kualitas pertumbuhan perusahaan. Bersama seluruh karyawan, OSS berkomitmen untuk membuka babak baru yang lebih stabil, dinamis, dan berkelanjutan dalam pengembangan bisnis di Indonesia.

Karyawan Berprestasi Xiangyu Group: Rico Edi Murfi - Enam Tahun Dedikasi Sang Profesional MultidimensiEnam tahun lalu, R...
28/04/2026

Karyawan Berprestasi Xiangyu Group: Rico Edi Murfi - Enam Tahun Dedikasi Sang Profesional Multidimensi

Enam tahun lalu, Rico melangkah masuk ke pabrik energi OSS sebagai lulusan Bisnis Internasional—sebuah awal perjalanan yang melampaui sekat disiplin ilmu, bahasa, dan budaya. Bermula sebagai seorang "pendatang baru" di luar bidang teknis, Rico berhasil bertransformasi menjadi tenaga ahli yang mampu memimpin tim secara mandiri serta memecahkan berbagai tantangan kapasitas produksi. Melalui empat pilar utama—integritas fundamental, solusi inovatif, sinergi komunikasi, dan pengembangan kader—ia menyelesaikan proses pendalaman kompetensi dan metamorfosis profesionalnya secara bertahap. Pertumbuhannya menjadi bukti nyata bahwa di tengah ekosistem yang inklusif dan beragam, dedikasi yang mendalam akan selalu membuahkan hasil yang selaras dengan upaya yang dicurahkan.

Mengawali karier profesionalnya, Rico menghadapi tantangan besar dalam menguasai teknologi pemisahan udara (Air Separation Plant)—sebuah bidang teknis kompleks yang jauh dari latar belakang akademisnya. Deretan terminologi Mandarin seperti 精馏塔 (Jīngliú tǎ - Kolom Distilasi), 主冷 (Zhǔ lěng - Kondensor Utama), hingga 膨胀机 (Péngzhàng jī - Mesin Ekspansi) hadir bak deretan hambatan yang menguji kapasitasnya. Menghadapi keterbatasan dalam memahami diagram teknis, Rico memilih untuk terjun langsung ke area workshop guna melakukan observasi dan mengidentifikasi setiap peralatan serta instalasi p**a secara satu per satu. Setiap kali menemui aspek yang tidak dipahami, ia mencatatnya semua di buku catatan, mencari kesempatan untuk berkonsultasi dengan rekan kerja senior, lalu menyalin kembali jawaban yang didapat untuk dipelajari secara rutin. Melalui kegigihan dan metode belajar yang terstruktur ini, Rico berhasil menanamkan "akar" profesionalisme yang kuat—sebuah fondasi yang awalnya tidak mencolok, namun kini menjadi tumpuan utama bagi stabilitas pertumbuhannya di masa depan.

Namun, menanam akar yang dalam tidak hanya tentang menyerap ilmu, tetapi juga tentang ketahanan dalam menghadapi tekanan. Dalam sebuah insiden pemantauan parameter, Rico sempat menghadapi fluktuasi tekanan pada kolom bawah (lower column) akibat penyesuaian katup yang terlalu agresif. Di tengah situasi tersebut, ia tetap tenang dan segera melakukan review bersama rekan sejawat. Dari pengalaman tersebut, Rico memegang teguh satu prinsip krusial: “小幅度,勤调整” (Xiǎo fú dù, qín tiáo zhěng), yang berarti "penyesuaian kecil, dilakukan secara konsisten." Enam karakter ini menjadi komitmen yang ia jaga hingga kini. Pengalaman tersebut menyadarkannya bahwa presisi operasional tidak hanya ditemukan dalam literatur teknis, tetapi terletak pada ketajaman intuisi saat melakukan setiap penyesuaian kecil. Baginya, kemampuan untuk tetap tenang dalam melakukan koreksi serta mengumpulkan kekuatan dari setiap perbaikan minor adalah esensi dari profesionalisme yang berakar kuat dan berdiri kokoh di atas kompetensi yang nyata.

Di awal kariernya, Rico cenderung pasif saat menghadapi kendala—lebih banyak menunggu instruksi dan bantuan. Ia bekerja hanya sebagai pelaksana yang belum memahami cara memecahkan masalah secara mandiri.

Seiring pengalaman yang bertambah, pola pikirnya berubah dari "siapa yang bisa bantu saya" menjadi "apa yang bisa saya lakukan." Ia mulai berinisiatif mencari solusi dalam lingkup tugasnya, bertransformasi dari sekadar penerima perintah menjadi seorang pemecah masalah.

Menghadapi tantangan peningkatan target produksi yang berbenturan dengan keterbatasan biaya dan personel, Rico tidak sekadar terpaku pada masalah. Ia bersama tim terjun langsung ke lapangan untuk menganalisis waktu kerja dan alokasi staf, hingga menemukan adanya ketimpangan beban kerja antar shift. Solusinya, tim melakukan penyusunan ulang jadwal dengan merelokasi 5 personel tanpa menambah biaya operasional. Hasilnya, kapasitas produksi meningkat signifikan hanya melalui efisiensi pengaturan jadwal yang lebih presisi.

Pengalaman ini membuktikan bahwa tantangan bukanlah penghalang, melainkan sarana untuk mengasah ketajaman berpikir. Bagi Rico, yang ia dapatkan bukan sekadar solusi teknis, melainkan kepercayaan diri untuk bertindak proaktif. Ketika seseorang berhenti menunggu jawaban dan mulai menganalisis serta mencoba sendiri, setiap kebuntuan justru akan bertransformasi menjadi pijakan untuk naik ke level yang lebih tinggi.

Rico menyadari adanya perbedaan gaya komunikasi yang sering kali memicu hambatan kerja. Rekan kerja asal Tiongkok cenderung lugas dan mengutamakan efisiensi hasil, sementara rekan kerja Indonesia lebih mengapresiasi pendekatan feeling yang empatik dan penjelasan rasional mengenai latar belakang sebuah tugas sebelum masuk ke aspek teknis.

Alih-alih memihak, Rico memposisikan diri sebagai "penerjemah budaya" yang mendorong pemahaman bersama. Ia memberikan masukan kepada rekan Tiongkok tentang pentingnya nada bicara dan pendekatan awal, sekaligus mengedukasi rekan Indonesia mengenai standar efisiensi yang dikejar oleh rekan Tiongkok. Fokusnya bukan sekadar menengahi konflik, melainkan menghapus kesalahpahaman agar kerja sama tidak lagi memerlukan proses penyesuaian yang berulang.

Hasilnya, para kru dalam tim berhasil membentuk pola kerja baru yang memadukan kecepatan eksekusi dengan kehangatan komunikasi. Sinergi ini tidak hanya mengurangi hambatan interaksi, tetapi juga meningkatkan produktivitas secara nyata. Hal ini membuktikan bahwa efisiensi sejati lahir ketika ada sosok yang mampu membangun kepercayaan dan menjadikan pemahaman lintas budaya sebagai fondasi kekuatan tim.

Dari seorang teknisi yang hanya fokus pada tugas mandiri, kini ia memimpin para tim lintas budaya yang menuntut sudut pandang lebih luas. Ia mengakui: “Dulu, hanya perlu memastikan tugas selesai dengan baik. Namun sekarang, saya harus memikirkan target seluruh tim, pembagian kerja, bagaimana memaksimalkan keunggulan setiap anggota, serta bertanggung jawab penuh atas hasil akhirnya.” Seiring bertambahnya beban tugas di pundaknya, sudut pandang Rico pun bertransformasi menjadi lebih menyeluruh dan berorientasi jangka panjang.

Gaya kepemimpinan Rico tumbuh dari pengalaman pribadinya. Ia tetap mengingat setiap bantuan yang pernah ia terima—rekan yang mengoreksi bahasanya, mentor yang sabar menjelaskan proses teknis, hingga atasan yang menghargai ide-idenya. Baginya, pengembangan talenta bukanlah beban, melainkan sarana untuk memperbesar nilai tim. Ketika “regenerasi” menjadi tanggung jawab bersama, tim bukan lagi sekadar kumpulan pekerja, melainkan ekosistem yang saling mendukung untuk bertumbuh.

Rico memiliki target: memimpin tim menaklukkan tantangan teknologi pemisahan udara serta melahirkan setidaknya lima tenaga ahli lokal Indonesia yang mampu bekerja mandiri. Target ini merupakan langkah konkret Rico dalam mendukung percepatan lokalisasi proyek OSS, memastikan bahwa keahlian teknis dapat berakar kuat di tangan kader setempat.

Dari proses pemantapan diri hingga pertumbuhan tim, dari masa meraba di bidang baru hingga kini membina generasi penerus, Rico telah menggunakan kedalaman dedikasinya untuk memperluas batas kemampuannya di tengah lingkungan kerja yang multikultural. Kedepannya, ia dan tim akan terus memupuk peluang baru di atas ekosistem OSS yang inklusif ini. Melalui setiap terobosan teknologi dan penyelarasan budaya yang dilakukan, mereka berkomitmen untuk menuliskan babak baru yang lebih luas bagi masa depan ekspansi internasional Xiangyu.

Karyawan Berprestasi Xiamen Xiangyu Group: Vendy Jesen - Meningkatkan Efisiensi Melalui Kolaborasi, Memberdayakan Melalu...
24/04/2026

Karyawan Berprestasi Xiamen Xiangyu Group: Vendy Jesen - Meningkatkan Efisiensi Melalui Kolaborasi, Memberdayakan Melalui Data

Di mata rekan-rekannya, Vendy Jesen hampir selalu terlihat duduk di depan komputer, dengan lembar kerja Excel yang silih berganti di layar. Ketika ada yang datang meminta saran, ia jarang langsung memberikan jawaban; sebaliknya, ia terlebih dahulu membuka data: “Mari kita lihat apa yang dikatakan data.” Di balik setiap kesimpulan terdapat dasar yang jelas, dan setiap laporan selalu dikonfirmasi berulang kali hingga logika yang mendasarinya benar-benar kuat.

Ia dikenal oleh semua orang sebagai “guru sekaligus sahabat yang baik”. Mulai dari penerapan fungsi hingga struktur laporan, ia selalu menjelaskan dengan sabar dan berbagi ilmu tanpa ragu. Pimpinan menilainya sebagai sosok yang dapat diandalkan; baik dalam proses penutupan bulanan maupun penyusunan laporan, ia senantiasa mampu menyelesaikan tugas tepat pada momen krusial, serta memastikan setiap angka memiliki dasar yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sosok yang “berbicara dengan data” ini, dalam dua setengah tahun di OSS, telah berkembang dari tenaga profesional andalan menjadi pilar utama di bidang keuangan.

Pada awal bergabung dengan perusahaan, sebagai Manajer Departemen Akuntansi, tantangan terbesar yang dihadapinya bukanlah laporan, melainkan “perbedaan ritme” antar cara kerja yang beragam.

Karyawan Indonesia terbiasa dengan pendekatan yang lebih santai, melakukan penyesuaian seiring berjalannya pekerjaan, sementara karyawan Tiongkok lebih menekankan pada koordinasi keseluruhan dan keseragaman ritme kerja. Tidak ada cara yang benar atau salah dalam kedua pendekatan tersebut, namun tanpa adanya penyelarasan, mudah terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan.

Jesen tidak memilih untuk memaksakan perubahan pada salah satu pihak, melainkan memulai dari “kolaborasi”. Pendekatannya sederhana: menjelaskan setiap hal dengan jelas, merapikan alur kerja, lalu menjalankannya sesuai rencana. Ia memecah pekerjaan yang kompleks menjadi langkah-langkah yang terstruktur, menetapkan tenggat waktu serta pembagian tanggung jawab yang jelas, sehingga anggota tim dengan latar belakang berbeda dapat bekerja dalam satu “irama” yang selaras. Seiring waktu, kolaborasi lintas budaya tidak lagi menjadi hambatan, melainkan fondasi bagi peningkatan efisiensi.

Kemampuan kolaborasi ini terlihat sangat jelas dalam sebuah pekerjaan pengolahan data tahunan. Saat itu, setelah audit selesai, diperlukan pengumpulan terpusat atas data multi-dimensi sepanjang tahun. Siklus data yang panjang, sumber yang tersebar, serta perbedaan standar membuat beberapa versi data harus direvisi berulang kali namun tetap sulit untuk diselaraskan, hingga tim sempat diliputi kecemasan.

Jesen membuat keputusan krusial: berhenti sejenak untuk menyelaraskan definisi. Ia meninjau satu per satu sumber data, definisi, dan keterkaitan antar elemen. Setelah semua masalah ini teratasi, logika data menjadi jelas, revisi berulang berkurang, dan efisiensi keseluruhan meningkat secara signifikan. Dengan demikian, terbentuklah metodologi kerja yang efektif: selaraskan standar terlebih dahulu, baru kemudian laksanakan; bangun sinergi terlebih dahulu, baru bicarakan efisiensi.

Pada momen itu, ia menyadari satu hal: pekerjaan keuangan bukanlah perjalanan seorang diri yang sekadar mengejar target, melainkan proses membangun jalan. Ketika jalannya tertata dengan baik, orang-orang di belakang pun dapat melangkah dengan lebih mantap.

Pengumpulan informasi keuangan mengajarkan Jesen untuk "berhenti sejenak dan berpikir", maka optimalisasi proses audit membuatnya benar-benar memahami pentingnya "perencanaan sebelumnya".

Saat pertama kali bergabung dengan perusahaan, waktu dimulainya audit tahunan sudah sangat dekat, dan persiapan secara keseluruhan terasa agak pasif. Dokumen tersebar, perlu ditambahkan secara mendadak, komunikasi sering terjadi, dan ritme pelaksanaannya sangat tidak stabil. Jesen menyimpan pengalaman ini dalam ingatannya. Tahun berikutnya, ia memutuskan untuk mengubah pendekatan: mengonfirmasi terlebih dahulu titik waktu penting, membalikkan jadwal keseluruhan, memajukan persiapan dokumen, dan membangun mekanisme penyusunan serta pengumpulan akun berdasarkan bulanan. Dokumen apa yang perlu disiapkan, data apa yang perlu diverifikasi secara mendalam, ia urutkan semuanya dengan jelas.

Selama proses pelaksanaan, ia terus memantau perkembangan, menyesuaikan penyimpangan secara tepat waktu, dan berkomunikasi lebih awal mengenai hal-hal yang memerlukan dukungan manajemen, untuk memastikan kelancaran tahapan-tahapan penting. Hasilnya, laporan audit dapat diselesai sekitar 2-3 minggu lebih awal dari target, jumlah penyesuaian berkurang secara signifikan, dan tidak menimbulkan dampak substansial terhadap laba.

Pengalaman ini juga secara bertahap membentuk ritme kerjanya sendiri: untuk pekerjaan penting, perencanaan harus dilakukan sejak awal; titik-titik krusial harus dipahami dengan jelas; dan ketidakpastian sedapat mungkin diselesaikan di tahap awal, bukan dibiarkan hingga fase pelaksanaan lalu dihadapi secara reaktif.

Dalam pandangan Jesen, “pelanggan” bagi seorang Manajer Departemen Akuntansi bukan hanya pihak eksternal, tetapi juga pelanggan internal. “Berorientasi pada pelanggan” baginya bukan sekadar slogan, melainkan sebuah proses bertanya yang berkelanjutan: apa yang benar-benar dibutuhkan oleh manajemen? Data apa yang dapat membantu mereka dalam mengambil keputusan? Dan bagaimana cara penyajian yang paling mudah dipahami?

Ia mulai proaktif mendekat ke lini bisnis, memahami indikator-indikator utama yang menjadi perhatian manajemen, serta secara berkelanjutan mengoptimalkan struktur dan penyajian laporan, sehingga data menjadi lebih terfokus, analisis lebih jelas, dan informasi lebih mudah digunakan.

Perubahan terjadi secara bertahap. Suatu ketika, setelah sebuah laporan diserahkan, pimpinan dan rekan kerja berkata, "Tahun ini selesai lebih cepat dari tahun lalu." Ini adalah pujian sederhana, namun bagi Jesen, maknanya sangat besar. Output data yang lebih awal juga membuat analisis, pengambilan keputusan, dan kelanjutan pekerjaan terkait menjadi lebih lancar, mengurangi waktu komunikasi berulang dan menunggu, serta secara signifikan meningkatkan efisiensi kolaborasi secara keseluruhan. Sementara itu, percepatan tenggat waktu penyerahan bukanlah hasil kebetulan, melainkan perubahan yang terakumulasi dari penyelarasan standar satu per satu dan optimalisasi proses berulang kali di tahap awal.

Ia pun semakin meyakini satu hal: nilai fungsi keuangan tidak semata-mata terletak pada pencatatan hasil, melainkan pada bagaimana data dapat lebih efektif mendukung pengambilan keputusan.

Dari pelaksana fungsi keuangan hingga berperan dalam koordinasi dan penggerak utama, Vendy Jesen menemukan ritme kerjanya sendiri di OSS. Ia mengatakan, pencapaian terbesar bukanlah seberapa banyak laporan yang telah diselesaikan, melainkan bagaimana ia menemukan relasi antara dirinya dan pekerjaan tersebut—bahwa ia bukan sekadar “pengolah data”, melainkan bagian dari tim yang berjalan seiring dengan bisnis. Kedepannya, ia akan terus berfokus pada tugas utama dengan mendorong optimalisasi dan peningkatan berkelanjutan, menjadikan fungsi keuangan semakin dekat dengan lini bisnis, serta terus menciptakan nilai melalui kolaborasi.

OSS Luncurkan Fase Baru Program Pendidikan 2026: Rayakan 10 Tahun DedikasiPada momentum peringatan 10 tahun berdirinya p...
20/04/2026

OSS Luncurkan Fase Baru Program Pendidikan 2026: Rayakan 10 Tahun Dedikasi

Pada momentum peringatan 10 tahun berdirinya perusahaan, OSS melalui aksi nyata yang berkelanjutan dalam mendorong pendidikan publik memberikan makna yang lebih mendalam bagi tonggak penting perjalanan perusahaan. Baru-baru ini, OSS menyelenggarakan seremoni peluncuran Program Pendidikan “Membina Masa Depan, Bersama Menggapai Mimpi” pada tahun 2026 ini di Kabupaten Konawe, dengan mengusung tema tahunan “Pertumbuhan dan Wawasan”, guna mendorong program “Seribu Talenta” memasuki tahap implementasi lanjutan yang lebih mendalam. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Konawe, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta General Manager OSS Mrs. Lian Liwei, bersama para tamu undangan lainnya untuk menyaksikan momen penting berlanjutnya pengembangan program pendidikan ini.

Sebagai tahun lanjutan dari rencana lima tahun “Seribu Talenta”, pada tahun 2026 OSS berfokus pada penguatan kualitas dan pendalaman substansi program, dengan tetap berlandaskan capaian tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, OSS memulai program dengan tema “Membangun Mimpi, Memulai Perjalanan” sebagai titik awal, dengan memberikan dukungan sistematis kepada pelajar dari keluarga kurang mampu. Hingga kini, sebanyak 280 siswa tingkat SD dan SMP telah menerima bantuan berupa seragam dan perlengkapan belajar, serta 150 mahasiswa memperoleh dukungan biaya pendidikan. Melalui komitmen berkelanjutan ini mendorong transformasi bantuan pendidikan dari yang sebelumnya bersifat “satu kali” menjadi “pemberdayaan jangka panjang”.

Memasuki tahap pengembangan lanjutan, program ini akan berfokus pada tema “Pertumbuhan dan Wawasan” dengan tetap melanjutkan sistem bantuan yang telah berjalan, OSS selanjutnya akan memperluas bentuk dukungan serta jalur implementasi, di mana secara berkelanjutan memberikan dukungan pembelajaran dan bantuan biaya pendidikan bagi siswa kurang mampu, sekaligus secara bertahap memperkaya dukungan berbasis pengembangan diri. Melalui upaya ini, bantuan pendidikan didorong untuk bertransformasi dari sekadar pemenuhan kebutuhan material menuju pengembangan yang lebih komprehensif, guna membantu para siswa memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas diri.

Dalam kesempatan tersebut, pejabat Pemerintah Kabupaten Konawe menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata OSS dalam mendukung pengembangan pendidikan di daerah. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, guna bersama-sama mendorong pemerataan pendidikan serta pembangunan sistem pengembangan talenta demi memberikan landasan yang kokoh bagi pembangunan kawasan.

General Manager OSS, Mrs. Lian Liwei, menyampaikan bahwa perusahaan senantiasa menaruh perhatian besar terhadap kegiatan filantropi di bidang pendidikan, dengan menjadikannya sebagai fokus utama dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan. Program pendidikan “Membina Masa Depan, Bersama Mewujudkan Mimpi” merupakan inisiatif jangka panjang strategis berorientasi ke masa depan. OSS akan berkomitmen untuk terus berinvestasi secara berkelanjutan dan memperdalam pelaksanaannya, dengan tetap memperkuat capaian yang telah diraih, sekaligus menyempurnakan sistem dukungan, sehingga program ini dapat berkembang ke arah yang lebih mendalam dan humanis, serta membantu lebih banyak generasi muda untuk tumbuh dan meraih keberhasilan.

Selama satu dekade terakhir, OSS telah berkiprah dan tumbuh bersama Konawe, mulai dari pembangunan proyek hingga berkontribusi dalam pembangunan daerah. Perusahaan terus memperkuat hubungan dengan masyarakat serta memperluas peran sosialnya. Pelaksanaan tahun program pendidikan ini tidak hanya menjadi kelanjutan dari capaian sebelumnya, tetapi juga merupakan langkah baru dalam menghadapi tahap perkembangan terkini, mentransformasikan capaian perkembangan perusahaan menjadi kontribusi nilai sosial yang lebih stabil dan berjangka panjang.

Kedepannya, OSS akan berpegang pada prinsip pembangunan jangka panjang serta aktif menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan. Program pendidikan “Membina Masa Depan dan Bersama Mewujudkan Mimpi” akan terus dikembangkan agar tepat sasaran dan berkelanjutan, dengan menjadikan kekuatan pendidikan sebagai pendorong pembangunan kawasan serta memberikan dukungan yang kokoh bagi pertumbuhan lebih banyak generasi muda.

Address

Indonesia Stock Exchange Building Tower 1, Jalan Jend. Sudirman Kav. 52/53
South Jakarta
12190

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PT Obsidian Stainless Steel posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share