25/07/2026
FULL STORY INNOVA REBORN DIESEL menggunakan katalis BBM DE ONE B50 menggunakan bio solar b50
Aku pake innova ke bandung, suara mesin lebih alus jauh. Turbo jg ga pake ngelag. Tanjakan jg mantab, bbm blm hemat krn nanjak ke tangkuban prau
Suara mesin yang halus menandakan tidak adanya knocking dalam ruang bakar
Pembakaran hanya sekali setiap semburan nozzle langsung selesai, maka jadi halus
Diharapkan tidak timbul kerak karena pembakaran yang sempurna dan ruang bakar lebih bersih, juga egr
Betul. Salah satu keunggulan utama mesin diesel common rail adalah satu langkah pembakaran bisa melibatkan beberapa kali injeksi bahan bakar, bukan hanya satu kali seperti kebanyakan mesin diesel mekanis lama.
Secara umum, ECU (Engine Control Unit) dapat mengatur injeksi menjadi:
1. Pilot Injection (injeksi awal)
Menyemprotkan sedikit solar beberapa derajat sebelum titik mati atas (TMA).
Fungsinya menaikkan suhu dan tekanan ruang bakar secara bertahap sehingga pembakaran utama lebih halus.
Hasilnya:
Suara mesin lebih senyap.
Getaran berkurang.
Emisi NOx dan asap dapat berkurang.
2. Main Injection (injeksi utama)
Menyemprotkan sebagian besar bahan bakar.
Inilah yang menghasilkan tenaga utama mesin.
3. Post Injection (injeksi akhir)
Menyemprotkan sedikit bahan bakar setelah pembakaran utama.
Fungsinya dapat membantu menyempurnakan pembakaran sisa bahan bakar, mengurangi partikulat (jelaga), serta pada mesin modern membantu regenerasi DPF (Diesel Particulate Filter).
Pada beberapa mesin diesel common rail modern, jumlah injeksi bahkan bisa 5–8 kali dalam satu siklus pembakaran, tergantung beban mesin, putaran mesin, suhu, dan strategi ECU.
Mengapa mesin diesel lama umumnya hanya satu kali injeksi?
Pada mesin diesel dengan p***a injeksi mekanis (inline atau rotary), waktu dan jumlah injeksi diatur secara mekanis sehingga umumnya hanya terjadi satu kali injeksi utama. Karena itu:
Pembakaran lebih kasar.
Suara "ngelitik" diesel lebih keras.
Asap hitam lebih mudah muncul saat akselerasi.
Emisi lebih tinggi.
Kesimpulan
Jadi, pernyataan bahwa mesin diesel common rail menyemprotkan beberapa kali dalam satu langkah pembakaran adalah benar. Teknologi multi-injection inilah yang membuat mesin diesel modern lebih halus, lebih irit, lebih bertenaga, dan menghasilkan asap yang lebih sedikit dibandingkan diesel generasi lama.